Jangan Baca Novel Ini!
"Apapun sumber inspirasi kamu, pertahankan itu. Penerbit yakin banget novel ini bakal jadi best seller tahun ini. Nih, kamu baca dulu poin-poin bagi hasilnya. Royaltinya lebih gede dari standar penulis pemula karena engagement pembaca kamu tinggi banget."
Aku memaksakan diri untuk tersenyum, lalu mulai membaca lembar demi lembar kontrak itu. Angka-angka yang tertera di sana memang sangat menggiurkan, jauh lebih besar dari gaji asisten Argan. Kalau kontrak ini gol, aku bisa melunasi semua hutang keluarga dan bahkan mungkin berhenti jadi asisten dosen gila itu.
Namun, saat aku sedang fokus membaca pasal tentang hak cipta adaptasi film, tiba-tiba bulu kuduk di tengkukku meremang.