Takdir Sang Perawan Tua
Di depan cermin Elvira pun menunjuk ke arah diri sendiri seraya berucap, “Ini semua gara-gara elo terlalu pegang prinsip! Coba kalau pikiran elo bebas kayak cewek lain yang pacarannya bebas, mungkin elo udah nikah dari dulu. Nyesel kan, elo sekarang?!"
Elvira terus saja merenung dan mengupas satu persatu kejanggalan yang terjadi selama tiga bulan ini, hingga mereka sampai ke Bandara. Pikiran Elvira pun mengembara mengingat kejadian di Bandara. Baru disadarinya kalau Gilang sama sekali tidak romantis layaknya pengantin baru.
Jemari tangannya saja tidak pernah digenggamnya, kecuali saat mereka melakukan ijab kabul. Selama ini fokus Elvira hanya pada gimana secepatnya ia menikah dan melepas pre