Karma pahit seorang pelakor
"Kamu kangen nggak sama aku? Tadi pagi aku makan sama rawon bikinan Astutik, rasanya sedikit kelebihan garam, tapi aku habisin, karena aku kangen kamu. Biasanya kalau aku nggak nafsu makan, kamu bikinin aku rawon. Kemaren juga aku flu yank, aku nungguin kamu bikinin sup ayam dengan mrica yang banyak, tapi yang datang malah istrinya Jaya. Baru sebulan yank kamu pergi, tapi rasanya sudah seperti bertahun-tahun.
Oh iya sayank, semalam kamu cantik banget waktu datang ke mimpi aku, rambutmu hitam lebat seperti dulu. Pakek sampi apa kamu disana? Sekarang udah nggak rontok lagi ya? Nik, apa kamu sudah mau menjemputku? Aku siap, aku siap kapanpun Tuhan memanggilku, karena aku tahu bahwa disana kamu
Bab Populer