Rahasia di Ranjang Malam Pertama
"Mama pernah konsultasi, bahkan dirawat di psikiater dulu. Bukan cuma dirawat, tapi bener-bener kayak ... gitulah pokoknya. Hampir sama dengan kamu, ada luka di batin yang cuma bisa disembuhkan sama ahlinya."
Mama Gea lalu beranjak, beliau meraih teplon. "Nah, lihat Mama yang sekarang ...."
Bersitatap. Lagi, Mama Gea senyum. "Mama udah sembuh dari luka batin itu. Kelihatan sehat, kan? Banyak senyum?"
Daisha juga senyum.
"Kamu pun nanti akan begini. Yang saat ngedenger berita soal kesakitanmu di hari ini, kamu paling tertawa. Nggak nyangka pernah ada di fase itu dan udah nggak ada apa-apanya."