Pria milik 'ARANA'
Rambut pendek berponi yang tertata rapi, semakin menonjolkan lekuk paras sempurna bak dewa hermes yang selalu dikaitkan dengan ketampanan.
Padahal hanya diam, tapi sudah mampu membuat wanita mabuk kepalang.
Lengan kekar menempel ketat di kain sutera merahnya. Entah kenapa rautnya tampak kalut, seperti ada beban yang tengah memenuhi benak.
"Cepat sajikan minumannya," suruh Max, enggan membuka mata.
Gadis itu menghela nafas, melangkah dengan penuh bimbang.
Hot Chapters