Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selingkuhan Sang Sekretaris

Selingkuhan Sang Sekretaris

"Siap, Pak, tidak masalah, orang sibuk seperti Bapak, memang harus dimaklum." "Terimakasih, Pak, kalau begitu saya jalan dulu" ucap Marco sambil tersenyum. "Baik, Pak, Hati-hati dijalan, Pak Marco." Mereka pun melanjutkan kembali perjalanan mereka. "Bapak, cukup terkenal juga ya." ucap Deandra. "Tidak juga, itu hanya kebetulan saja, Deandra." ucapnya sambil tersenyum namun hatinya sebenarnya masih kesal dengan gangguan tadi.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Baca
+Pustaka
Catatan Usang

Catatan Usang

Berkendara di kecepatan seperti ini saja, sudah cukup membahayakan, bisa jadi mereka yang malah nantinya tak selamat. Di sepanjang jalan bahkan Arjuna sampai terlupa bagaimana cara merapalkan doa. Ia tahu bagaimana sakitnya saat kolaps. Ingatan itu pula yang membuat dadanya menjadi sesak seketika. Memikirkan wanita ini harus merasakannya juga, sejenak ia merasa menjadi manusia yang tak berguna.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Lalu dia menjentikkan ke arah dalam dimana terdengar auman macan. Hingga terdengar suara kematian macan saat satu butir kelereng hitam menembus kepalanya. Beberapa saat kemudian... Mereka berdua duduk di dekat perapian yang baru saja dibuat oleh Topeng Mas. Daging macan menggantung di atas api menebarkan aroma daging bakar yang nikmat. "Kita tunggu dua atau tiga hari lagi. Luka dalamnya sangat parah, dua lengannya rusak. Satunya berlubang, satunya lagi tinggal tulang...!" kata Ki Maranggi sambil membalikkan daging di atas api.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Baca
+Pustaka
Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

Terikat Kontrak Dengan Mafia : Pengantin Gendut

Pikirannya hanya satu, membawa majikannya pulang dengan selamat. Perjalanan pulang terasa sangat panjang. Alexandro duduk di kursi belakang, kepalanya tersandar di jendela, sesekali bergumam tidak jelas. Marco menyetir pelan, menjaga kecepatan agar tidak membuat majikannya muntah. Sesampainya di rumah, Marco kembali kesulitan. Alexandro sudah tidak bisa berdiri sendiri. Dengan bantuan dua pengawal, mereka menyeret tubuh pria itu masuk ke dalam rumah.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Baca
+Pustaka
Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Dengan roda yang sudah berlumpur, mobil tiba di sebuah pondok yang berada di tengah-tengah perkebunan kelapa sawit. Semua orang turun dari mobil, seorang pria bertubuh kurus segera menyongsong mereka, lelaki itu memakai sepatu boot khas petani dan memakai kaos lengan panjang yang sudah Kumal, kepalanya memakai topi pet bergambar pendeta Amerika. "Pak Marco? Kenapa pagi-pagi sekali sudah datang ke sini?" tanya pria itu. "Alamsyah! Aku ke sini mau menitipkan perempuan itu," tunjuk Marco pada bangku belakang mobil yang terbuka.
9.9270.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.3K kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Baca
+Pustaka
Beauty and The Mafia

Beauty and The Mafia

cetus Matteo yang berdiri tepat di belakang Giuseppe. “Sudahi saja. Aku tahu itu hanya akan menjadi pekerjaan yang sia-sia. Aku yakin dia telah pergi dari Puglia. Wanita itu licik seperti ular,” bisik Marco sambil meremukkan tiga batang rokok yang dia pegang dalam genggamannya. “Bagaimana dengan kalung—” “Keluarlah kalian. Aku akan memikirkan cara lain untuk menemukannya,” sela Marco yang berbalik memunggungi para bawahannya.
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 802 kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Baca
+Pustaka
Membawa Benih Sang Mantan

Membawa Benih Sang Mantan

Manusia serakah tidak akan pernah puas! Setelah malalui perjalanan yang sangat Panjang, karena harus berhadapan dengan kemacatan yang Panjang, entah apa penyebabnya. Kini Marco sudah sampai kembali ke rumahnya. Yang mana Ambar sudah menunggunya di teras rumah dengan secangkir kopi di depannya.
10103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Baca
+Pustaka
MARCO-POLO

MARCO-POLO

ucap Marco dari tempatnya berdiri di samping mobil. "Marco, pastikan rute kita aman sampai ke titik keberangkatan. Kau jalan duluan. Aku dan ibu akan menyusul dengan motor," ucap Polo seraya menunjuk sebuah motor trail yang di parkir rapi di dekat mobil pengangkut tersebut. "Baik. Hati-hati," tegas Marco dan Polo mengangguk. Lopez terkejut, saat melihat Marco berlari kencang seperti angin, melesat meninggalkan hanggar dalam hitungan detik. Polo tersenyum melihat Ibunya sampai melebarkan mata karena kaget.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 474 kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Baca
+Pustaka
HASRAT MEMBARA SUGAR DADDY

HASRAT MEMBARA SUGAR DADDY

Besoknya Marco langsung terbang ke America untuk menemui Diego. "Hati-hatilah di sana. Kabari kami jika kamu sudah bertemu dengan saudara kembarmu." "Baiklah, Aku pergi sekarang. Mami dan Papi doakan saja Marco." Marco terbang dari Bandara Indonesia pukul dua belas siang lebih lima belas menit. Kebetulan perusahan M&P ada cabang di America, jadi Marco bisa menggunakan alasan itu untuk bertemu dengan Diego. Tentu Marco yakin kakeknya tidak akan mencurigainya.
9.5208.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.8K kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Dita Sintiya
untuk Pembaca setia saya hanturkan banyak terima kasih, karena sudah menyukai cerita yang saya buat. Tetapi saya minta, agar memberikan komentar yang bijak dan tidak kasar ... Yang ada di buku ini hanya cerita halu/karangan/fiktif jadi jangan terlalu terbawa emosi dan akhirnya berkata kasar ...
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
SECRETARY DAN CEO

SECRETARY DAN CEO

Aditya meliriknya dengan malas. "Maaf, Tuan, perjalanan anda terganggu, saya akan membereskannya." Tanpa jawaban Aditya pun Marco langsung turun dari mobil dan terlibat perbincangan dengan orang-orang di depan mobil itu. Setelah itu entah kesepakatan apa yang terjadi, Marco kembali ke arah mobil dan berdiri di sisi kaca Aditya sambil mengetuk kaca mobil itu. Aditya segera menurunkan kaca mobilnya dan menatap Marco penuh tanda tanya.
8.814.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai catatan perjalanan marcopolo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status