Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

Jika dia mengenaliku dan tahu siapa aku, seharusnya dia juga tahu Papa sudah memiliki Mama dan kami! “Kutanya, kamu siapanya papaku? Dan apa kamu tengah hamil anak papaku sekarang?” Tanyaku bertubi-tubi. Wanita itu malah terdiam, sambil mengusap perutnya yang buncit. Segelintir guru yang ada di sana berhenti menegurku untuk pergi, mereka malah menonton debat sepihak di antara kami karena yang kubahas mungkin menarik di telinga mereka. Berarti aku menyusup bukan tanpa alasan. “Kutanya kamu siapanya Famdian Ibraed!?” Aku mulai menjerit. Air mata yang tadi kutahan mati-matian mulai berjatuhan.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Baca
+Pustaka
Calon Iparku Adalah Ayah Anakku

Calon Iparku Adalah Ayah Anakku

Seru Rivano. “Yah, tapi kami bahkan belum mengetahui namamu.” Timpal Kal. “Kak Kal benar. Kita belum berkenalan, Aku Rivano. Seorang aktor baru debut. Apa kau ingin menjadi penggemar pertamaku?” Rivano mengulurkan tangannya dengan nada menggoda. Raya tertawa. “Raya. Sebuah kehormatan bagiku untuk menjadi penggemar pertamamu,” ucap Raya main-main.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Baca
+Pustaka
Ditalak Setelah Melahirkan

Ditalak Setelah Melahirkan

batin Iqbal. Dia menatap seisi kamar. Nampak Ammar dan Naya tertidur lelap di tempat tidurnya masing-masing. Perlahan senyumnya kembali terukir. Di tengah masalah yang harus ia hadapi, Iqbal merasa Tuhan begitu pemurah. Dia memiliki seorang putri dan dua orang cucu yang tampan dan cantik. Hidupnya begitu sempurna. Seorang cucu perempuan yang lahir dari Zakia dan cucu lelakinya terlahir dari rahim mendiang putrinya yang lain, Maryam.
1083.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Baca
+Pustaka
Istri yang Kuabaikan

Istri yang Kuabaikan

"Bagaimana kalau Azizah Dzakiya yang artinya perempuan terhormat, berharga, disayangi dan cerdas." Dinda nampak mengangguk. Entah mengapa Dinda bisa meminta Almira untuk memberinya nama. Padahal ini anak kami yang pertama, apa dia tidak punya keinginan untuk menamai anaknya sendiri? Ah, entahlah selama dia senang aku tidak keberatan. Lagian, nama yang dipilihkan Almira bagus. "Mas aku boleh coba gendongnya gak?" tanya Almira.
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 761 kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Baca
+Pustaka
Nama Putriku Nama Mantannya

Nama Putriku Nama Mantannya

ucap Abi Karim sedikit kesal. “Alhamdulillah baik Abi, nanti Ida kasih tahu Agnes deh!” sahut Ida tersenyum. “Pak Ustaz!” “Maaf nih mengganggu, saya hanya ingin memperkenalkan anak saya namanya Abbas Anggara,” ucap Bu Romlah semringah. “Assalamualaikum, Pak, Ibu-ibu!” ucap Abbas tersenyum. Seketika wajah Ibu-ibu merasa senang karena ada pemandangan yang lebih fresh, bagaimana tidak Abbas yang lulusan luar negeri dan seorang pengusaha muda sama seperti Sulthan.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Baca
+Pustaka
CLBK (Cinta Lama Biar Kembali)

CLBK (Cinta Lama Biar Kembali)

"Tak kenal maka tak pacaran. *Tepangken atuh Neng, nami abdi Jaka, anu pang kasepna di kampung Baribis." *Kenalkan nama saya Jaka, yang paling ganteng di kampung Baribis. Desi dan Ayu tertawa geli mendengar banyolan Jaka. Diam-diam sudut mata Desi melirik laki-laki pendiam tapi paling tampan diantara yang lain. Meski begitu ia selalu tersenyum setiap diajak ngobrol. Setelah berkenalan, ternyata namanya Irfan. Nama yang ganteng kayak orangnya.
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 785 kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Esterina Allen
:D :D :D Sumpah ih baru baca satu kalimat langsung baper. Abis ngajakin putus gitu. Trus aku langsung sedih deh. Oke, aku akan bertahan. ini baru satu bab ... masih ada beberapa bab lagi. awas kalo nggak happy ending, aku bakal nangis.
Buah_Kaktus
Aa, Neng ikhlas klo Aa nikah ma sahabat Neng. Mamah Aa pun lbh suka ma Desi karena suka ngirim2 masakan kan? Neng ikhlas Aa, Aa harus patuh ma orang tua... dadah Aa, mdh2n ada keajaiban selanjutnya.. apa kudu Neng kirim2 masakan juga le mamah Aa? 😁😁 Seru Thor, lajut kuy...
Baca Semua Ulasan
Lidah Menantu

Lidah Menantu

ucapku seraya menatap tak percaya. Abil, namanya sebenarnya Nabila. Dia sahabat Imron dari mulai masuk sekolah sampai SMA. Abil dulunya gadis tomboi. Potongan rambutnya selalu pendek persis seperti anak cowok. Dan dia juga punya ilmu bela diri. Anaknya pemberani. Kerap kali dia sering berantem dengan teman yang lain demi membela Imron. Anakku itu dulu memang pendiam. Bila diejek atau dikerjai teman sekelasnya maka Abil yang pasang badan dulu.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Baca
+Pustaka
Istri Abangku

Istri Abangku

umpat Ali dalam hati. "Iya, Kamal. Adik saya itu istrinya Alex. Namanya Annisa. Panggilannya Ica. Dia kakak ipar kamu yang baru aja kamu bantuin segala urusannya," papar Ali dengan suara menahan gemas. Ingin sekali rasanya memukul kepala Kamal menggunakan kepiting besar di depannya ini. "Ya udah. Kapan bisa saya halalkan, Bang? He he he ...." Kamal menggaruk rambutnya yang tidak gatal. Wajahnya sudah tersipu malu, saat di depannya, Ali juga tengah tergelak.
1019.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Baca
+Pustaka
Jangan Panggil Aku Gembul

Jangan Panggil Aku Gembul

ucap Kinan menyodorkan tempat makanan kepada Berry. "Waaaah, request gue nih. Pembokat Lo emang TOP deh," ujar Berry. "Request kita kali. Emang Lo aja yang pesan itu? Eeeeh... dan satu lagi. Jangan panggil Bik Asih PEMBOKAT, No...No...No...," ucap Kinan menggerakkan telunjuknya. "Dari gue orok Bik Asih udah setia dirumah gue. Jadi lebih tepat panggil Bibik aja. PAHAM?" ucap Kinan menekan kalimatnya.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Baca
+Pustaka
Kubawa Benihmu, Mas!

Kubawa Benihmu, Mas!

"Aku pererat genggamanku, berharap apa yang menjadi harapanku dan harapanmu menjadi nyata, Ky!" Kiara menoleh melihat wajah tampan Alifian lalu seulas senyum dia persembahkan untuk pria kecil itu. Kiara membalas dengan lembut. "Kamu bel jawab tanyaku, Ky?" "Namaku Kiara, Fian. Bukan Ky!" kilah Kiara. "Lalu aku harus panggil apa untukmu, Ky? Ara? " Itu lebih bagus. Cukup Ara!" tegas Kiara.
1033.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 905 kali sebagai cerbung iqbaal dan nama kamu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status