Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

gumam Dimas, ia menendang kertas itu dan menarik Sena yang tidak bisa mengalihkan pandangan dari gambar itu. “Ayo pergi, hari ada pesta di club milik Steave,” Dimas masih menarik lengan Sena untuk segera berjalan mengikuti Dimas. “Gambar tadi tampak tak asing bagiku,” gumam Sena. “Semua orang di Indonesia juga pernah melihat gambar itu. Di buku sejarah bertebaran gambar prajurit kerajaan jaman dulu!” Sena akhirnya tidak terganggu lagi dengan dua gambar prajurit yang di lemparkan oleh Catra Si Mahasiswa aneh yang penyendiri.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai cerita bergambar 18
Baca
+Pustaka
AJUDAN SELEMBE

AJUDAN SELEMBE

"Sudah kukembalikan. Isinya berbagai teori berhubungan intim. Lengkap dengan gambar posisi pria dan wanitanya. Bagian anunya nggak dilihatin, tapi otak pasti sudah bisa membayangkan detailnya." "Kayak Kamasutra?" "Ya." "Siapa yang gambar bukunya?" "Bang Hans-lah. Dia jago gambar karikatur, tapi nggak bisa ngelukis yang benar. Bikin kaligrafi pun nggak bisa," cetus Aditya. "Kata Bang Hamid, isi otak Bang Hans memang nggak jauh dari adegan mesum," sambungnya, sebelum dia dan Alodita tertawa bersama.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai cerita bergambar 18
Baca
+Pustaka
Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

Istri yang Terpaksa Kau Nikahi

Sementara Gamma memilih untuk bersandar pada sebuah cabinet kayu seraya mengamati istrinya yang sedang engeksplor ruangan berukuran 8 x 8 meter itu. Di sisi lain Serra yang memiliki jiwa keingintahuan yang tinggi mengamati satu persatu jajaran pigura kayu itu. Sesekali bertanya pada gamma tentang siapa orang yang sedang ia amati. Lalu kemudian pandangan perempuan itu beralih pada sebuah pigura yang berukuran cukup besar, sayangnya pigura itu tertutup dengan kain berwarna putih. “Kalau yang ini? Ini apa, Gamma? Kenapa ditutup dengan kain putih?” tanya Serra kepada gamma setelah menghentikan langkahnya tepat di hadapan pigura itu.
9.8964.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.7K kali sebagai cerita bergambar 18
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Sinar Rembulan
Hai, semua Author sudah mempertimbangkan keinginan kakak-kakak yah, untuk update author akan kembali up di sore hari pukul 14.00 (cie yg seneng kasih komentar white love dulu yukk) dan mengenai bonus akan author up di hari sabtu yahh, spesial 3 bab, okayyy? THANK YOU SEMUAA🤍 HAPPY READING 🤍
Aurora Aurora
nyesek baca di bab 99 RUNTUH... Hiks...hiks .. ikut nangis... terharu nyesek banget , Uda ga jujur di awal berjuang sendiri untuk mencintai, tapi belum dapat kepastian dari Gama ... yang masih belum bisa lepas dari masa lalunya.. Memang ga enak kalau hadir bukan sebagai orang yang pertama...
Baca Semua Ulasan
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

“Kakak yang baik hati, kau sangat baik. Sebenarnya, aku punya banyak gambar seperti ini, tidak hanya milik ayahku, tetapi juga banyak yang ada dalam ingatanku, lihat!” Siput Kecil tiba-tiba bersemangat, berdiri dengan kaki kecilnya yang gemuk, dan seperti mempersembahkan harta karun, memproyeksikan gambar lain untuk Neo. Neo menahan kegembiraan di hatinya dan melihat gambar di proyeksi. Hanya dalam sekejap, ekspresinya menjadi serius. Ini adalah gambar yang sangat kabur dengan garis-garis yang tampak sedikit berantakan sekilas, tetapi jika Anda melihat lebih dekat, ia membawa aturan misterius tertentu.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai cerita bergambar 18
Baca
+Pustaka
Bukan Mempelai yang Kau Inginkan

Bukan Mempelai yang Kau Inginkan

Bab ini mengandung adegan dewasa (18+). Mohon bijak dalam membaca ya. Terima kasih *** Dirja tidak melakukan apa pun selain menyentuhkan bibirnya yang dingin pada bibir ranum milik Gantari. Namun, sentuhan tipis itu sudah mampu membuat tubuh istrinya menegang.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai cerita bergambar 18
Baca
+Pustaka
Ambil Aku Sekarang, Tuan Besar Alpha

Ambil Aku Sekarang, Tuan Besar Alpha

kataku dengan seringai, sambil menelusuri foto-foto lainnya. Beta dari pack itu memang mirip Jay, tapi dia tidak terlibat dalam bisnis gelap seperti Gamma. “Kita bicarakan lagi nanti,” kataku, mengakhiri panggilan dan kembali memusatkan perhatianku pada gambar-gambar Gamma yang tampak tangguh itu, menggeser dari satu foto ke foto lainnya. Foto-foto itu diambil dari beberapa bulan lalu hingga yang terbaru. Dan di setiap foto, Gamma selalu terlihat bersama wanita yang berbeda, menuju suatu tempat yang jauh dari pack-nya sendiri.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai cerita bergambar 18
Baca
+Pustaka
Menikahlah dengan Mama, Tuan CEO

Menikahlah dengan Mama, Tuan CEO

"Anda ingin menyimpannya?" Louis tertegun melihat gambar yang terpampang di depannya. Itu adalah gambar bianglala yang Summer buat. Ia memang pernah melihat kertas itu sebelumnya. Namun, ia tidak tahu bahwa masih ada hal lain di samping bianglala. Summer menggambar seorang laki-laki bersama anak perempuan di sana! Mereka mengenakan pakaian koboi, berdiri sambil berpegangan tangan dengan wajah tertawa gembira.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai cerita bergambar 18
Baca
+Pustaka
Bayangan Kelam

Bayangan Kelam

"Legenda apa? Tolong, ceritakan padaku." Pria tua itu mengangguk pelan, lalu mengambil tempat duduk di samping Anisa. "Legenda itu menceritakan tentang seorang pria yang dikenal sebagai 'Bayang Kegelapan.' Konon, pria ini memiliki kemampuan untuk memanipulasi orang-orang di sekitarnya, mengendalikan pikiran dan perasaan mereka. Dia bisa memikat siapa pun yang dia inginkan, menjebak mereka dalam jaringnya tanpa mereka sadari." "Bayang Kegelapan?" Anisa mengulanginya dengan suara pelan, merasa ngeri dengan sebutan itu. "Apakah ini hanya dongeng, atau ada kebenaran di baliknya?"
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai cerita bergambar 18
Baca
+Pustaka
MELAHIRKAN LEWAT MULUT

MELAHIRKAN LEWAT MULUT

Warning! Mengandung adegan 21+ (tidak eksplisit), harap bijak dalam membaca. Sekali lagi, cerita ini hanya fiksi. ~~~~ Di tempat lain. Bu Ambar meringkuk sambil memeluk kedua lututnya, dari bibirnya terdengar isakan kecil yang sekuat tenaga ia tahan agar tak berubah menjadi teriakan.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai cerita bergambar 18
Baca
+Pustaka
Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Dalam Obsesi Sang Alpha: Aku Bukan Luna yang Terbuang

Elara melukis sosok dua orang dewasa yang sedang menggandeng seorang anak kecil. Tangan Elara bergerak semakin liar. Warna merah mulai mendominasi dinding itu. Api. Pengepungan. Pasukan berpakaian hitam dengan lambang serigala yang mengerikan. "Itu malam pembantaian itu," gumam Albert pelan. Matanya tidak lepas dari lukisan yang seolah memiliki nyawa tersebut. Elara melukis sosok dirinya yang masih kecil, didorong dengan kasar oleh seorang wanita cantik ke dalam semak belukar yang berduri.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cerita bergambar 18
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status