Terjerat Pesona Mama Temanku
“Kamu suka?”
“Banget. Makasih, Dit,” ujar Sarah sambil membelai kepala Oyen yang mulai nyaman di pangkuannya.
Adit menggeser duduknya, lebih dekat. “Aku dan Tigar lihat sesuatu malam ini. Dan aku harus ceritain ke kamu.”
Ekspresi Sarah kembali serius. Ia menatap Adit dalam-dalam. “Apa maksudmu?”
“Kami lihat Damar dan Darius menemui seseorang di hotel, dan kemudian mereka keluar dengan koper besar hitam, dan kemudian mengubur sesuatu. Malam-malam. Di tempat proyek gagal.”