Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

“Ya Allah… aku harus bagaimana? Kenapa jalan-Mu terasa begitu gelap untukku?” Air mata jatuh, membasahi pipinya. Ia memeluk buku catatan puisinya—satu-satunya harta yang ia bawa dari desa. Halaman terakhir sudah penuh dengan tulisan getir: tentang kota yang dingin, tentang rindu pada ibunya, tentang rasa takut kehilangan diri sendiri. Tiba-tiba, ponselnya bergetar. Pesan dari seorang manajer kafe malam yang sempat ia temui tempo hari:
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai cerita desah
Baca
+Pustaka
MY SEXY EDITOR

MY SEXY EDITOR

💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰 Bab ini penuh spoiler. Kisah Cheryl baca di I Was Never Yours. Itu cerita paling sedih dan nyesek yang pernah aku buat. Aku jamin mata kalian akan bengkak, nangis setiap bab. Kalau pengen nangis ya. Kisah orang tua Cheryl di Remuk. Dari judulnya udah tahu dong, Bagaimana remuknya kisah ini. Aku akan buat kisah Anna dan Danish dia Les Noces Le Mariage.
9.935.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 805 kali sebagai cerita desah
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Rizka Ahmed Syukri
aaaaaaaaaa aku terharu baca cerita ini,, sebagai seorang ibu faham betul gimana harus kuat liat anak demam/sakit,, btw makasih mak selalu nyajiin cerita yang luar biasa bagusnya,, maaf baru hadir karena abis lahiran Rabu kemaren,,
V Missv
Mudah-mudahan ini komen aku terakhir di sini. Pada dasarnya aku ga mau berhubungan lagi dengan seseorang 'you know who'. Jadi, jangan saling mengusik. Ngetik aja yang aman dan damai ya. Kita ini penulis, bukan penjulid. Sukses terus.
Baca Semua Ulasan
Sebuah Kisah Usai Perceraian

Sebuah Kisah Usai Perceraian

Selamat Membaca :) Yuk follow akunku, subscribe ceritaku, like and share yaa, terima kasih. Semoga sehat, lancar dan berkah rezekinya. Dimudahkan semua urusannya. NB : Cerita Fiksi
10122.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai cerita desah
Baca
+Pustaka
Lelaki Yang Kau Pamerkan Itu Suamiku

Lelaki Yang Kau Pamerkan Itu Suamiku

Bu Siti melotot, “Mama mertua, Mama mertua. Sadar, kamu udah nikah. Nggak usah gatel!” “Aku gatel cuman sama Mas Damar aja kok, Bu. Nggak sama yang lain.” “Kepala Ibu bisa pecah ngomong sama kamu, Des! Susah banget sih diomongin.” Bu Siti memegangi kepalanya yang berdenyut lalu melangkah meninggalkan kamar Desi. “Banyak ngomong jadi gerah deh.” Desi beranjak untuk membuka lebar-lebar jendela kamarnya dan seketika matanya membelalak melihat apa yang kini ada di seberang kamarnya.
1027.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 554 kali sebagai cerita desah
Baca
+Pustaka
CLBK (Cinta Lama Biar Kembali)

CLBK (Cinta Lama Biar Kembali)

Toh, ia sudah menang satu langkah. Desi menyeringai senang. Satu persatu masalahnya selesai. Sebentar lagi semua keinginannya tercapai. Ia tak sabar membayangkan menjadi orang kaya dengan puluhan sertifikat tanah dan sawah yang sebentar lagi akan menjadi miliknya. ~~~****~~~
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 725 kali sebagai cerita desah
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Esterina Allen
:D :D :D Sumpah ih baru baca satu kalimat langsung baper. Abis ngajakin putus gitu. Trus aku langsung sedih deh. Oke, aku akan bertahan. ini baru satu bab ... masih ada beberapa bab lagi. awas kalo nggak happy ending, aku bakal nangis.
Buah_Kaktus
Aa, Neng ikhlas klo Aa nikah ma sahabat Neng. Mamah Aa pun lbh suka ma Desi karena suka ngirim2 masakan kan? Neng ikhlas Aa, Aa harus patuh ma orang tua... dadah Aa, mdh2n ada keajaiban selanjutnya.. apa kudu Neng kirim2 masakan juga le mamah Aa? 😁😁 Seru Thor, lajut kuy...
Baca Semua Ulasan
Menantu Paling Oke

Menantu Paling Oke

Si Kriwil curhat. "Wah kalian p...ia pe ... kasa semua. Ke...en. Abdi teh be.. hubung anak udah tiga, sudah mulai pada copot engselna haha. Jadi sedapetnya aja disyuku.. i hehehe. Ga dapat ya tinggal nonton blue film bisalah keluar sendi.. i haha. Duh hidup abdi gini amat?" Si Teten asal Tasik yang nggak bisa ngomong huruf r ini cu...hat dong. Eh curhat aja.
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cerita desah
Baca
+Pustaka
Pemikat Para Gadis Desa

Pemikat Para Gadis Desa

Kerumunan warga sekitar yang menyaksikan penyelesaian cerdas itu bertepuk tangan riuh, makin mengagumi kerendahan hati serta ketajaman berpikir pemuda sukses dari desa mereka tersebut. "Luar biasa si Andre ini, tidak cuma sukses bikin usaha di kota dan desa, otaknya encer dan hatinya sabar sekali menghadapi fitnah" puji seorang warga desa yang kenal Andre penuh rasa bangga. “Berarti semua udah beres, saya permisi dulu, ya. Kebetulan ada urusan di pelabuhan, saya pamit,” cakap Andre.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai cerita desah
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Aku memelankan langkah sambil kepo bertanya pada Sekar, apakah kolega seprofesinya di Wisma Arini ini, juga punya latar belakang serupa dirinya? Sekar hanya mengangguk, seolah tak bersedia mengungkit-ungkit lagi. Bodohnya aku! Rasa penasaranku kelewatan. "Kebanyakan sih gitu. Si Desi itu janda anak satu. Anaknya itu dititipkan ke kakek-neneknya di Leces, Probolinggo," terang Sekar. "Orangtua Desi gak tahu kalok anaknya kerja ginian di Surabaya. Tahunya, kerja jadi pramuniaga di Matahari."
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai cerita desah
Baca
+Pustaka
Suami Dadakan Ku Bukan Kuli Biasa

Suami Dadakan Ku Bukan Kuli Biasa

Esok harinya Rania membelalakkan kedua matanya lebar-lebar, bahkan pupil mata itu nyaris melompat dari sarangnya setelah menatap layar ponsel milik Desi, di mana bertuliskan sebuah artikel tentangnya dan cucu, dari Darma Wijaya. CUCU DARI DARMA WIJAYA KINI TENGAH MENJALIN CINTA DENGAN SEORANG OG DARI PERUSAHAAN KAKEKNYA SENDIRI.
9.865.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai cerita desah
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Bab 4: Tertawa di Pemakaman --- Pagi di Desa Kalibungkus seharusnya tenang. Tapi pagi kali ini… terasa seperti pagi yang menunggu sesuatu meledak. Setelah kejadian di Bukit Keramat semalam, Raka, Desi, dan Ucup terbangun dengan tubuh remuk dan mental compang-camping. Mereka bertiga tidur di ruang tengah rumah Simbah Raka—masih tak berani kembali ke kamar masing-masing.
959 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai cerita desah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status