Nafkah Nasi Aking
"Nggak usah, Ris! Aku sudah minum tadi, kesini cuma mau ketemu sama kamu saja. Pengen tahu kabar kamu seperti apa. Tapi setelah melihat kamu sehat begini, aku jadi lega. Kalau butuh apa-apa, jangan sungkan, ya!"
Aku mengangguk, aku senang memiliki sahabat sepertinya. Dela terbilang orang berada, tapi dia sangat baik kepadaku yang siapalah ini. Tapi sayang, nasib percintaannya tak mujur. Dela sudah menjadi janda di usianya yang masih muda ini.
Lama kami mengobrol, tak terasa hari sudah beranjak sore.
"Mbak, aku pulang!" ujar Davina seraya menatap lekat ke arah Dela.
Bab Populer