Antara Peran dan Perasaan
“Kalau mereka membentuk cerita tentangmu, tulislah ceritamu sendiri. Dan biarkan siapa pun yang membaca tahu... bahwa ini kisah seorang perempuan yang tidak sempurna, tapi berani.”
Sebelum pulang, Nara meninggalkan buku jurnal kecil di samping tempat tidur ibunya. Di halaman pertama, ia menulis:
“Untuk Ibu. Yang tidak pernah mengajarkanku cara menang. Tapi mengajariku cara tidak menyerah.”
Malam itu, di penthouse, Nara menatap langit Jakarta dari jendela besar.
Raydan mendekat, memeluknya dari belakang.
Hot Chapters