Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Antara Keajaiban

Di Antara Keajaiban

Jelas beliau. Aku keluar dari kamar bapak, dan menutup kembali pintunya. Lalu masuk ke kamarku yang hanya bersebelahan dengan kamar orang tuaku. Aku mengambil buku diaryku yang aku simpan di dalam laci meja belajar, dan mulai menuliskan sebuah cerita pendek yang aku alami hari ini. Kelak, ketika aku sudah memiliki cukup uang, aku akan membeli laptop dan membeli hp baru, agar aku bisa mengembangkan potensi diriku.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Diary Yang Basah

Diary Yang Basah

Ternaya Ranny hanya mimpi. Ranny kembali ke kamarnya dan berbaring. Ranny tidak mampu menutup mata, Ranny kembali bangun dari tidurnya dan mengambil diary miliknya dam menulis tentang mimpinya itu. Ranny menulis, “Ada mimpi yang saya percaya sebagai firasat atau tanda, ada juga mimpi yang saya anggap hanya bunga tidur.” Ranny menutup diary dan menyimpannya.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Greedy

Greedy

lirih Rey. Dengan sekuat hati ia terus membaca satu persatu isi dari buku diary itu. Buku itu berisi tentang kesedihan dan kebahagiaan yang dialami Naina selama ini. Hingga akhirnya, kesedihan yang coba ia tahan sekuat mungkin pun pecah. Tak terasa ia menitikkan air mata. Ia menampar dirinya sendiri. Dengan gugup ia meletakkan kembali buku itu di tempat semula.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Diary Istri CEO

Diary Istri CEO

Kubiarkan saja dia, munmgkin sedang focus dengan pekerjaannya. Kusibukkan diriku untuk menulis di buku diary. Hatiku yang sedang ingin berdamai. Walau ada ragu yang sulit kusembunyikan juga. Perasaan terhadap diri sendiri terkadang juga tidak tenang dalam menjalani kehidupan. Hampir satu jam aku belum menemukan apa-apa. Lembaran buku diary masih kosong. Garis lurus-lurusnya masih belum menjadi senderan tiap huruf. Kugigit ujung pena dan melihat jarum jam di atas meja.
1034.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 889 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Hanya Dirimu

Hanya Dirimu

ucapnya terdengar sungguh-sungguh dan terlihat sangat ingin tahu serta peduli. Mendengar perkataan temannya, Dimas hanya menghembuskan nafas pelan. Kali ini teman sekamarnya itu terihatal sungguh-sungguh, tapi dirinya masih enggan bercerita masalah yang sedang dialaminya. Dia masih ada ragu dan harus benar-benar mempertimbangkannya lagi kalau ingin berscerita pada orang lain selain keluarga. "Hanya masalah kecil saja kok," ucapnya.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

Aku pun memilih untuk shalat di kamar saja. Kemudian setelah aku shalat dzuhur, aku pun kembali menulis diary lagi. Kejadian yang aku alami tadi akan kutuliskan di diaryku. Buku tebal itu sekarang sudah hampir terisi dengan coretan coretan tinta yang kubuat. Pulpenku pun mulai menari nari di atas buku, menceritakan sesuatu yang istimewa yang tak kuceritakan lewat diary ku,Aku menulisnya dengan sepenuh hati dan sedikit bingung karena diary yang kutulis bukan dengan bahasa indonesia, namun dengan bahasa inggris. Yaaa sedikit-sedikit aku melihat di kamus untuk tau apa kosa katanya. Menurutku, menulis diary dengan seperti itu bisa menambah kosa kata kita pada bahasa inggris dan aku ingin sekali
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
CINCIN TAK BERTUAN

CINCIN TAK BERTUAN

Ternyata sebuah arloji mewah dan buku diary yang telah berisi catatan kecil. Sungguh aku terkejut dengan buku diary bertuliskan tentang kisah percintaan sama persis denganku dan seseorang. Di sana terpampang namaku dan beberapa sifat dan sikap yang aku miliki. Bukan hal yang aneh sebenarnya, akan tetapi heran siapa gerangan yang mengirimkan bingkisan ini.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

Iklil lebih memilih duduk di teras depan kamar, melamun, merangkai kata, dibandingkan merebahkan badannya. "Hai, bidadari kecilku. Apakah kamu tau jika aku jatuh hati padamu saat pertama kita bertemu? apakah kamu tau, aku terpanah oleh tingkahmu yang menggemaskan itu. Mungkin jika aku berhak memilikimu, sekarang juga aku ingin mencubit pipimu yang tembam itu. Sangat lucu. Ah, astagfirullah, membayangkan orang yang bukan mahram itu dosa, ya allah maafkan hambamu yang selalu khilaf." Iklil bangkit dari duduknya, mencari buku diary. Setiap kejadian yang Iklil alami pasti akan ditulis, cerita se-pendek apapun ia tulis. Buku diary bernuansa biru itu dibuka, Iklil mengambil bolpoin hendak menggore
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Cinta Berengseklicious

Cinta Berengseklicious

tawa Mitha kini membuat Rissa yang galau menjadi tersenyum. Rissa pun duduk di kursi malas Mitha. Pas. Di atas meja itu ada diary pink Rissa. Karena sudah menemukan diary itu, Rissa mohon pamit. Mitha pun mengiyakan saja. "Gak lama-lama dulu di sini, Dok, ngobrol gitu?!" kata Mitha lagi. Ia berkata dengan nada dan aksen tubuh yang tulus. Seolah ia mengetahui semua isi diary dan permasalahan Rissa. Tapi sayang, Rissa tidak semudah itu bisa percaya dengan orang lain selain dirinya sendiri. Rissa pun pamit dan Mitha menutup pintu luar.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

Beberapa hari dengan gangguan, membuatku mencoba tak terlalu menghiraukan suara-suara itu. Lembaran pertama diary ini, adalah biodata Ibu. Mulai dari nama, tempat dan tanggal lahir, alamat tinggal, sekolah, kelas, hobi, cita-cita sampai makanan dan minuman favorit. Disini tertulis ibu masih kelas 1 SMP. Usia Ibu masih 13 tahun. Tampaknya ibuku hobi menulis sejak dia mulai beranjak remaja, atau memang sedang trend pada zamannya, punya diary seperti ini.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai cerita diary tentang diri sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status