Cinta Terlarang
Ona sama sekali tidak berniat tidur padahal tadi setelah mencuci dia berencana tidur seharian.
Es di gelasnya sudah mulai mencair ketika ponsel Ona bergetar. Ona melihat nama yang tertera di layar ponselnya dan menghela napas. Setelah tadi menerima curhat dari Nafa, sekarang dia harus siap menerima curhatan dari Mela, adiknya.
“Ada apa?” tanya Ona to the point.
“Mbak cepet pulang, dong, Ibu tanya terus, nih,” adu Mela kesal.