Bisikan Tengah Malam
Prana menggeleng-gelengkan kepala,"Pria bernama Moksa itu, bukan lagi manusia. Dia penjahat kelamin paling sadis. Bahkan dia tega menentukan siapa anak perempuan yang akan ditidurinya, lewat permainan Hoom Pim Pah. Siapa yang kalah, dialah yang akan menikmati tubuh-tubuh kecil itu..."
"Ya, Tuhan!" pekik Dena, dia bahkan tidak mengetahui hal itu di buku harian Gayatri. Membuat Dena berpikir, bahwa Gayatri mungkin sama seperti Van der Mosch, sama-sama menulis untuk melakukan PEMBELAAN DIRI.