Istri Tanpa Suami
"He he he ... Aku senang saja lihat orang lain tersenyum. Aku dulu pernah menyukai karyawan soto mama, sama seperti kamu, wanita sederhana. Ia korban perkosaan, aku iba dan menaruh hati padanya. Aku mau bertanggung jawab atas bayi kembarnya, namun sayang sekali, wanita itu memilih lelaki yang menggagahinya sebagai pendamping hidup, apalagi setelah lelaki itu benar-benar bertaubat."
"Ya Allah, jadi Mas ditolak?"
"Iya, miris ya. Kenapa wanita sederhana selalu menolakku? Padahal aku babang tamvan, loh. Mapan, punya pekerjaan bagus, romantis, sweet kayak kolak, pejantan tangguh pula."
"Ha ha ha ... Percaya diri itu perlu, tapi ya, jangamln kebangetan, Mas. Ha ha ha ...."