CALON MERTUAKU
“Iya, gitu kira-kira. Berbelit ternyata.”
“Jangan pergi ke sana lagi, ya, Bang, Uri takut, loh, denger cerita Abang waktu ke sana, segala ditangkap dan diikat sama hantu nggak ada kepalanya. Serem banget tahu nggak, sih.”
“Iya, nggak ada keperluan Abang juga buat ke sana.” Kemudian ponselku berdering. Ada pesan masuk dari nomor orang tua Kak Indah.