Wanita Penjaja Cinta
Dia menoleh kanan kiri seolah memastikan keadaan, lalu tubuhnya condong ke arahku.
"Waktu Papa ada cito, dan aku ditinggal sendiri." Lirih Dinda berkata, menambah kesan horor dalam ceritanya. "Sekitar jam sembilan malam, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. Kupikir Papa pulang, Ma. Ternyata yang datang wanita cantik berwajah pucat, rambutnya panjang berantakan. Sudut bibirnya berdarah, mukanya lebam kayak habis dipukuli, bajunya compang camping. Terus waktu aku tanya, "maaf, Kak. Cari siapa?" Dia jawab. "Tolong saya ...." Suaranya serak, nadanya datar. Bikin merinding pokoknya. Terus lain kali, ada anak kecil main kelereng depan rumah, begitu pintu kubuka, mereka ilang, Ma. Papa juga cerita, d
Hot Chapters