Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Mawar langsung tertawa, "ini kan bukan cerita horor beby, cuma cerita mamang galon." *** Acara rutinan malam ini, hanya mendengarkan musrifah ceramah. Rasanya ngantuk sekali. Bukan hanya Dini dan Mawar yang ngantuk. Hampir semua mahasantri pasti ngantuk kalau mendengarkan ceramah keagamaan. Disa'at hening, karena menahan kantuk. Terdengar suara jeritan dari toilet. Dua mahasantri lari terbirit-birit dari arah toilet. Mereka selesai buang hajat. Dan hendak mencuci tangan. Katanya, airnya berwarna merah seperti darah. Jadilah mereka menjerit ketakutan dan berlari memeluk ibu musrifah yang sedang berceramah. Ibu musrifah langsung ngomel, "makannya jangan suka nonton filem horor, jadi halusinans
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai cerita horor pendek
Baca
+Pustaka
Kisah Malam Pertama

Kisah Malam Pertama

“Sama siapa kamu ngelakuin itu?” “Cuma one night stand saat aku mabuk.” “Sama siapa?” Lagi-lagi Diran mengembuskan napas. “Aku nggak tahu siapa namanya. Karena cuma malam itu doang.” Aku meletakkan peralatan makanku di atas piring. “Yakin cuma sekali?” “Aku jujur, Sayang. Itu cuma sekali karena nggak sengaja.”
1016.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai cerita horor pendek
Baca
+Pustaka
Bus Penyelamat

Bus Penyelamat

Setelah membayar semua barang-barang tersebut, Sindi segera bergegas pulang ke rumah kontrakannya. Setibanya di rumah, ia segera mencari kebenaran cerita tersebut di internet. Saat ia mengetik kata "Serampeh", dia pun benar-benar terkejut. Ternyata cerita yang disampaikan oleh karyawan toko tadi memang benar. Ia menemukan banyak sekali informasi tentang kejadian mengerikan yang terjadi di daerah sana. Penemuan mayat tanpa kepala, suara ketukan pintu yang misterius, orang hilang, penduduk desa Serampeh saling membunuh, perampokan di desa Serampeh, pemerkosaan anak usia 13 tahun di Serampeh, dan masih banyak lagi berita lainnya yang memenuhi layar ponselnya dari atas dan berderet-deret hingga
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai cerita horor pendek
Baca
+Pustaka
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

Cerita Horor rumah Eyang berlangsung berapa lama? : Cerita versi Imel berlangsung hingga teror itu terungkap yaitu sekitar 6 tahun. Jadi, versi Imel yang menceritakan ini tidak selamanya tinggal di rumah itu. Ada segmen dia meninggalkan rumah sampai dia kembali, pergi, kembali, pergi, kembali, sampai itu menghabiskan waktu 6 tahun. Cerita ini hanya ada dalam versi Imel.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 727 kali sebagai cerita horor pendek
Baca
+Pustaka
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Desa Hantu Perjalanan mereka dipenuhi dengan pemandangan yang mengerikan. Mereka menemukan desa-desa yang hancur, rumah-rumahnya runtuh dan hangus terbakar, penduduknya lenyap tanpa jejak. Beberapa desa masih dihuni, tetapi penduduknya telah berubah menjadi makhluk kegelapan yang mengerikan, mata mereka merah menyala, dan mereka menyerang siapa pun yang mendekat. Ardian, Sita, dan Raka harus melawan makhluk-makhluk ini untuk melindungi diri mereka sendiri, dan juga untuk menyelamatkan siapa pun yang masih memiliki sedikit cahaya di dalam hati mereka.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai cerita horor pendek
Baca
+Pustaka
7 Hari Setelah Ibu Pergi

7 Hari Setelah Ibu Pergi

"Iya, serem kalau balik malem-malem." "Gua aja kagak berani patroli malem lagi." "Lu pernah ngalamin kejadian horor juga?" "Baru beberapa hari lalu gua disamperin sama begituan." "Seriusan? Siapa?" "Pak Ayman." Cecep menurunkan volume suaranya. "Berarti bener ya cerita yang beredar. Kalau almarhum gentayangan." "Iya. Mana mukanya serem banget. Ancur gitu, terus jalannya kaya zombie."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai cerita horor pendek
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

] [Syarat Ritual: Persembahan harus didampingi sesajen Bunga Tujuh Rupa. [Batas Waktu: Sebelum fajar menyingsing besok.] Radit membaca setiap baris kata dengan mata terbelalak. TPU Jeruk Purut. Pohon Beringin Keramat. Nama-nama itu bukan sekadar lokasi. Itu adalah legenda urban, episentrum cerita-cerita horor yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tempat di mana batas antara dunia nyata dan gaib menipis menjadi selaput rapuh yang bisa terkoyak kapan saja.
914 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai cerita horor pendek
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Rangga jalan muter mobil sambil makin ceramah. “Lu tuh kebanyakan nonton film pendekar.” “Di gunung orang mati bukan gara-gara setan doang.” “Hipotermia.” “Dehidrasi.” “Jatoh.” “Masuk jurang.” “Itu nyata.” Rendi mulai garuk kepala. “…iya juga sih.” “YA IYA.” “Dan kalau lu mati konyol gara-gara gak bawa sleeping bag, gue males jelasin ke keluarga lu.”
10583 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai cerita horor pendek
Baca
+Pustaka
Cara Menangani Perselingkuhan

Cara Menangani Perselingkuhan

Pupil matanya mengecil karena horor yang luar biasa, seolah-olah maut sedang berdiri tepat di hadapannya. "Ad...nan" Ucap Sarah pelan mencoba memanggil nama Adnan, ayah kandung Adrian. Suaranya parau dan bergetar hebat, penuh dengan trauma yang mendalam. Tubuh Sarah mendadak kejang kecil. Napasnya menjadi pendek dan cepat. Ia menunjuk ke arah Adrian dengan tangan yang gemetar hebat, jarinya seolah menunjuk ke arah hantu yang paling ia takuti dalam hidupnya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai cerita horor pendek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status