Ksatria Katana Kembar
Ramona tertawa kecil.
“Aku percaya sama kamu, Ramona. Tolong jangan dikhianati, ya. Sejujurnya ada rasa tidak percaya juga, karena mengingat awal pertama kita bertemu tadi itu tidak enak sama sekali.” kata Ragma penuh penekanan.
“Iya, aman. Ayo!”
Ramona pun segera masuk ke dalam mobil, sedangkan Zaki dan juga Ragma menuju motor mereka. Mereka melaju dengan kecepatan sedang, meninggalkan tempat tersebut.