Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memendam Cinta Bertahun-tahun Pada Om yang Memikat

Memendam Cinta Bertahun-tahun Pada Om yang Memikat

"Bu Stacy, kamu yakin ingin menggugurkan anak ini?" Stacy masih agak linglung. Menghadapi pertanyaan dokter yang diulang berkali-kali, dia tiba-tiba tersentak dan sadar. Dia membelalakkan mata, seolah-olah tak percaya dengan semua yang ada di hadapannya. Baru ketika dokter kembali mendesaknya, dia menyadari bahwa dirinya telah terlahir kembali. Di kehidupan sebelumnya, tepat pada hari ini, dia mengetahui bahwa dirinya hamil, lalu membuat sebuah pilihan yang membuatnya harus membayar harga yang sangat mahal. Dokter kembali mendesak, "Bu Stacy?" "Ya!" Jawaban Stacy kali ini sangat tegas, meskipun suaranya sedikit bergetar. Kali ini, dia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Menyelusuri Jalan Hidupku

Menyelusuri Jalan Hidupku

Saat aku hamil delapan bulan, suamiku yang bekerja sebagai polisi inspeksi akhirnya sempat meluangkan waktu, untuk pertama kalinya menemaniku ke rumah sakit menjalani pemeriksaan kehamilan. Namun baru saja melangkah masuk ke rumah sakit, ponsel satelit terenkripsi miliknya tiba-tiba berdering darurat. Nama penelepon hanya sempat melintas sekilas, tetapi suamiku yang biasanya tenang justru segera panik. "Sayang, ada pemberitahuan merah darurat, ada buronan internasional masuk ke wilayah kita lagi, aku ... maaf ...." Dia sangat cemas, sikapnya penuh dominasi seperti seorang atasan yang tak bisa ditolak. Setelah buru-buru meminta maaf, dia pun segera pergi. Aku menatap tajam mobil off-roadnya yang melesat pergi, sementara lembaran hasil tes kehamilan di tanganku sudah kuremas hingga kusut. Dengan perut besar, aku menghentikan sebuah taksi dan cepat berkata, "Pak, ikuti mobil di depan itu." Heh, buronan tingkat tinggi? Bohongnya benar-benar terdengar konyol. Bahkan Badan Keamanan Nasional milik ayahku saja tidak menerima pemberitahuan, dia yang hanya petugas inspeksi pendamping, mana mungkin punya 'buronan' sepenting itu untuk dikejar? Aku ingin melihat sendiri, sebenarnya 'atasan' macam apa, yang begitu tergesa-gesa memberinya 'perintah'.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Cinta Memang Begitu

Cinta Memang Begitu

Setelah aku meninggal, orang tuaku menandatangani surat persetujuan donor organ dan memberikan retina mataku kepada anak angkat kesayangan mereka, Emma Moore. Emma pun menikah dengan kakak kandungku. Mereka hidup bahagia sebagai keluarga yang utuh. Seumur hidup, aku selalu bersaing dengannya, tetapi ujung-ujungnya aku kehilangan segalanya dan berakhir tragis. Setelah terlahir kembali, aku memilih menjalani hidup tanpa memikirkan siapa pun dan justru itulah awal dari kebahagiaan yang tak pernah kuduga.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Memainkan Taruhan Berbahaya Bersama Tunanganku

Pada malam pesta pertunanganku, aku mendapati sahabatku sedang memainkan permainan berbahaya dengan tunanganku. Aku menemukan mereka di kasino di kapal pesiar pribadi milik keluarga kami. Klara duduk di pangkuan tunanganku, Kafi, pewaris Keluarga Fadilla. Kafi memegang belati keluarga yang tajam, ujungnya mengait tali tipis gaun Klara. Mata pisaunya menelusuri sepanjang tulang selangkanya. Sedikit saja tekanan, kain sutra itu bisa robek. Pemandangan itu terlihat berbahaya sekaligus intim. Aku melangkah maju sambil mengerutkan kening, tetapi Kafi hanya mendengus. "Ini cuma permainan kecil buat meramaikan suasana, Tuan Putri. Nggak usah tegang begitu." Mata Klara menyipit, suaranya manis dibuat-buat. "Kami cuma main permainan tradisional keluarga. Permainan pisau. Kamu nggak keberatan, 'kan, say?" Aku hendak bicara, tetapi ekspresi Kafi mengeras. "Kita baru saja bertunangan dan kamu sudah mau mengatur aku?" Jadi aku tidak mengatakan apa-apa. Aku hanya menarik pistol buatanku dari sarung di pahaku. "Jadi ini permainan?" tanyaku. "Kalau begitu, kita main dengan taruhan sungguhan."
Histoires courtes · Mafia
4.5K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Cinta Yang Tak Pantas Kupertahankan

Cinta Yang Tak Pantas Kupertahankan

Seminggu sebelum pernikahan, Jimmy, tunanganku tiba-tiba bilang bahwa dirinya harus menikahi cinta pertamanya sebelum menikah denganku. Katanya, karena ibu cinta pertamanya baru saja meninggal dan meninggalkan pesan terakhir, berharap mereka bisa menikah. "Semasa hidup, ibunya Mia selalu berharap dia bisa menikah dengan pria yang baik. Aku hanya mau memenuhi harapan terakhir seorang ibu, kamu jangan pikir aneh-aneh." Padahal, perusahaan kami sudah merencanakan peluncuran proyek perhiasan bertema cinta sejati, tepat di hari pernikahan kami. Dengan nada kesal, dia menambahkan, "Hanya proyek triliunan, mana bisa dibandingkan dengan bakti Mia ke ibunya? Kalau kamu memang sangat menginginkan keuntungan triliunan itu, cari orang lain untuk menikah saja." Mendengar kata-katanya yang tak berperasaan itu, aku pun sadar sepenuhnya. Aku berbalik dan menelepon keluargaku. "Kak, bantu carikan calon suami baru untukku."
Histoires courtes · Romansa
11.7K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Ahli Waris yang Terlupakan

Ahli Waris yang Terlupakan

Obat-obatan itu menghilang pada saat salah satu transaksi keluarga kami, dan semua orang tahu itu kesalahan adik tiriku, Emily. Sekarang, pihak saingan kami menuntut seseorang dikirim kepada mereka, ditahan sebagai sandera sampai utang itu dilunasi. Tunangan dan keluargaku semuanya sepakat bahwa orang itu harus aku. "Emily sudah terluka dalam misi itu, kamu lebih kuat. Kamu pasti bisa mengatasinya sementara kami mencari solusinya." Aku tahu saat ini akan tiba, makanya aku menandatangani namaku. Dalam lima hari, aku akan dikirim pergi. Aku telah memutuskan bahwa tidak peduli apa yang terjadi, entah aku hidup atau mati, aku sudah muak dengan keluarga dan tunanganku. Pada hari-hari terakhir itu, aku memberikan semua yang aku miliki. Mengenai kasino? Kuberikan pada adik angkatku yang selalu mengincarnya dengan iri. Uang di rekeningku? Untuk ayahku yang tidak pernah melewatkan kesempatan untuk mengingatkanku betapa tidak bergunanya aku. Cincin pertunangan? Kukembalikan pada pria yang selama ini hanya pura-pura. Mereka tidak menyadari ada yang janggal. Mereka hanya tersenyum, senang karena tiba-tiba aku menjadi penuh perhatian. Ketika mereka menyadari aku telah pergi untuk selamanya, dan Emily yang rapuh adalah kehancuran bagi mereka, apakah mereka masih akan tersenyum seperti itu? Apakah mereka masih akan terlihat begitu puas?
Histoires courtes · Mafia
3.7K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Empat Hadiah Perpisahan, Merayakan Kehancuran

Empat Hadiah Perpisahan, Merayakan Kehancuran

Aku adalah penasihat terbaik Keluarga Hara, otak di balik semuanya. Hari ini, aku memutuskan untuk pergi, menyerahkan pembukuan dari semua bisnis legal yang selama ini aku kelola dan memutuskan ikatan terakhirku dengan mereka. Anak didikku tidak mengerti. "Kamu masa depan keluarga ini, Aurel. Kamu nggak bisa pergi begitu saja." Aku menggeleng dengan senyum getir. Mereka tidak tahu kalau aku sudah diam-diam menikah dengan sang bos mafia, Viktor Hara, selama tiga tahun. Aku kira penampilanku, kecerdasanku, dan semua yang sudah aku berikan kepadanya cukup untuk mendapatkan seluruh cintanya. Tiga bulan lalu, sebuah serangan di pelabuhan menunjukkan kenyataan yang sebenarnya. Aku tertembak. Keadaan sedang genting dan aku butuh dokter bedah keluarga, yang hanya bisa dipanggil dengan perintah langsung dari Viktor. Aku meneleponnya lebih dari belasan kali. Saat akhirnya dia mengangkat, yang kudengar justru suara lembut yang terengah-engah di seberang sana. "Viktor, kita belum memotong kue ulang tahunku. Kamu mau pegang tanganku dan memotongnya bersama?" Suara itu .... Itu sahabat terbaikku. Wanita yang dulu pernah disukai Viktor. Karina. Di rumah persembunyian, tubuhku melemah karena kehilangan banyak darah. Aku mencabut peluru itu sendiri, lalu menyuruh anak buahku membawaku ke klinik keluarga secepat mungkin. Tepat sebelum aku didorong masuk ke ruang operasi, Viktor menerobos masuk, sambil menggendong Karina. Pergelangan kakinya terkilir dan dia butuh dokter secepat mungkin. Dokter bedahku dibawa pergi. Antibiotik datang terlambat dan lukaku pun terinfeksi. Aku berjuang antara hidup dan mati selama seminggu. Saat akhirnya aku sadar, aku menatap ponselku. Tidak ada satu pun pesan. Air mataku pun akhirnya menetes. Aku mengerti sekarang. Aku hanyalah wanita yang terpaksa dia nikahi setelah dia dibius dan tidur denganku. Sebuah skandal yang harus ditutup. Yang dia pedulikan hanyalah nilai diriku dan reputasinya. Sedangkan aku? Putri rahasia Keluarga Suwandi, yang sudah mengorbankan segalanya untuk membangun kekuasaan suaminya. Semua itu menjadi sia-sia. Jadi, aku menyiapkan empat hadiah perpisahan. Sebuah perayaan atas kehancuran kami bersama. Setelah itu, dia tidak akan pernah melihatku lagi.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

Sayangnya Tak Ada Kata Andaikan

"Bu Juvena, apa Anda yakin ingin menayangkan foto dan video Pak Silvano dengan Nona Marisha pada hari pernikahan?" Juvena terhenti sejenak, lalu dengan tegas menjawab, "Aku yakin." "Oh ya, sekalian bantu aku urus visa. Pada hari pernikahan aku harus ke luar negeri, jangan sampai ada yang tahu." Setelah menutup telepon, Juvena berdiri lama di dalam kamar. Pagi ini saja, Juvena menemukan rumah kecil tempat tinggal tunangannya bersama cinta pertamanya. "Marisha, kalau kamu sungguh tak rela aku menikah, sebulan lagi datanglah. Rebutlah aku, dan jadilah pengantinku!" Begitu sampai di pintu, Juvena mendengar Silvano menyerukan kalimat itu kepada Marisha. Detik berikutnya, keduanya tak bisa menahan diri dan saling berciuman. Melihat adegan itu, jantung Juvena hampir meledak. Dia menahan diri untuk tidak menerobos masuk, lalu berbalik dan pergi. Pada saat itu juga, dirinya telah diam-diam membuat keputusan yang akan mengejutkan semua orang. Di hari pernikahan sebulan kemudian, sebelum rencana mereka untuk merebut pengantin terjadi ... Juvena akan kabur dari pernikahan!
Histoires courtes · Romansa
31.6K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Setelah terlahir kembali, aku memutuskan untuk tidak terobsesi pada teman sejak kecilku, Jacky Halim. Di pesta ulang tahunnya, dia memasang plakat di pintu masuk. Dia menulis namaku di samping logo anjing, dilarang masuk. Jadi, aku sengaja pergi ke Hawai untuk menghindar jauh-jauh darinya. Dia bilang mual dan jijik saat mencium bauku di rumah, jadi aku pun memilih pindah rumah dengan patuh. Setelah itu, dia bilang setelah tamat nanti, dia tidak ingin menghirup udara kota yang sama denganku. Jadi aku cepat-cepat angkat kaki pergi dan tidak pernah kembali lagi. Terakhir, dia bilang keberadaanku gampang membuat wanita idamannya salah paham. Aku menggangguk kepala. Tak lama kemudian, aku pun menemukan pria lain dan mengumumkan hubungan kami. Di kehidupan kali ini, aku selalu membuat keputusan yang berbeda dengan kehidupan sebelumnya. Semua ini hanya karena di kehidupan yang sebelumnya, saat impianku menikah dengan Jacky terwujud, wanita idaman Jacky bunuh diri dengan loncat dari tebing. Dia menuduhku sebagai dalang pembunuhnya. Dia pun mulai menyiksaku, sampai akhirnya aku mati dan mayatku menjadi santapan ikan. Di kehidupan kali ini, aku hanya ingin hidup tenang. Kemudian, saat aku merangkul tangan pacar baruku. Jacky malah mengadang di tengah jalan dengan mata merah padam. “Vivi, kalau kamu ikut denganku sekarang, aku akan memaafkan semua lelucon yang kamu buat.”
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Setelah Rasa Itu Sirna

Setelah Rasa Itu Sirna

Di jamuan makan, suamiku yang dikenal sebagai pelukis genius itu menggunakan tangannya yang diasuransikan senilai triliunan untuk mengupaskan kepiting bagi asistennya. Semua itu hanya demi membujuk asisten yang sedang tak nafsu makan itu agar mau menyantap sedikit makanan. Sementara itu, aku minum alkohol sampai muntah darah demi menarik investasi untuknya. Saat itu aku hanya meminta dia mengambilkan obat maag untukku. Namun, dia langsung menolak, "Tanganku ini dipakai untuk melukis. Kamu sendiri nggak punya tangan, ya?" Sepuluh tahun lamanya, bahkan alasan penolakannya pun tak pernah berubah. Hari itu, aku tersadar dari mabuk di tengah angin dingin, lalu meminta pengacara menyusun sebuah perjanjian perceraian. Renzo, di perjalanan hidup yang panjang ini, kamu dan aku tak lagi searah.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Dernier
1
...
1516171819
...
50
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status