SUKSES SETELAH DIHINA MERTUA
Ingat rasanya saat itu juga aku menjerit dan angkat kaki dari rumah yang baru saja kami tempati 6 tahun, namun aku tahan karena melihat wajah kedua putri ku.
Dengan bangga, ibu mertua bilang kalau rumah ini hasil jerit payah nya sendiri. Padahal dia lupa, sebelum membangun rumah ini aku juga ikut menyumbang seluruh tabungan ku selama waktu aku masih gadis, karena aku pikir, rumah itu juga akan menjadi milikku, tapi kenyataannya, saat aku sudah tidak punya apa-apa lagi dan hanya karena masalah sepele, mertua dengan mudah mencaci dan menghinaku, bahkan aku di permalukan sedemikian rupa di depan umum.
Ya Allah, terkadang aku berpikir, di mana hati nuraninya? Seandainya saja, kejadian ini menimp
Chapitres populaires