KAU MENDUA AKU PUN SAMA
“Oke.“ Aric tersenyum manis. Setelah itu mereka pun meninggalkan kami berdua saja.
“Ngapain sih? Cari masalah aja,“ kataku kesal sambil melipat tangan di dada.
“Aku ke sini bukan cari masalah kok, tapi cari kamu,“ katanya membuat gigiku gemerutuk. Tapi dia malah tergelak.
“Kenapa kamu ngaku-ngaku pacarku, Ric? Aku kan sudah punya suami,“ gerutuku kesal.
“Awalnya aku nggak ngaku pacarmu. Tapi karena temenmu Meera itu menuduhku pacarmu, ya udah aku iyakan saja,“ katanya tampak santai. Aku semakin gondok mendengarnya. Tidak Aric, tidak sahabat, mereka sama saja.
Capítulos Populares