Chemistry Chapter
tangis Zea dalam dekapan Hasan.
Hasan memeluk erat putrinya, mengusap punggung Zea yang terguncang oleh isak tangis.
"Tidak ada yang jahat, Sayang. Kalian berdua cuma sedang diuji di awal pernikahan," bisik Hasan menenangkan. "Kalian sama-sama saling menyayangi, hanya saja cara komunikasinya yang masih harus diperbaiki. Mungkin karena pernikahan kalian adalah hasil perjodohan, jadi Chemistrynya baru sampe Chapter dua." Goda Hasan membuat Zea tertawa pelan di tengah isak tangisnya.