Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati
Tiba-tiba Mas Bambang memperhatikan kukuku.
Aku pun menceritakan kejadian tadi siang. Tentang Citra yang menyuruhku mengupaskan dua kilo salak untuk mertuanya, juga tentang Citra yang mengakuiku hanya sebagai tetangga pada mertuanya.
“Jadi gitu, Mas, ceritanya. Citra ngaku-ngaku sudah ngupasin salak itu, padahal kan aku yang ngupas! Yang lebih menyakitkan lagi, dia mengaku pada mertuanya kalau dia gak punya saudara di sini, bahkan dia hanya mengakui kita sebagai tetangganya saja, bukan saudara! Itulah kenapa tadi mertuanya gak mampir ke rumah kita. Bukan hanya mertuanya Citra, setiap ada anggota keluargamu yang datang ke kampung ini, mereka selalu melewati rumah kita dan hanya mau mengunjung
ตอนยอดนิยม