LOGINUntuk merawat sang mertua, Eriska mendadak harus tinggal di kampung halaman suaminya. Sayangnya, ia langsung di-bully ibu-ibu di sana karena perawakannya yang tinggi besar. Bahkan, mereka menuduh Eriska ingin menguasai dan menindas keluarga suaminya hanya karena gaya bicaranya yang spontan khas perkotaan! Untungnya, Eriska tak ambil pusing. Dengan pesonanya, ia mampu membungkam mereka satu per satu, hingga diam-diam, mereka bahkan ingin punya menantu seperti Eriska! ><
View Moreตอนที่1
คนแปลกหน้าสองเรา
“ดึกแล้วเป็นผู้หญิงทำไมถึงมานั่งที่นี่คนเดียว”
ภาคินที่นั่งอยู่บนเก้าอี้ริมสระน้ำกลางสวนสาธารณะมองเห็นสายน้ำที่กระเพื่อมเป็นระลอกวงกลมเมื่อถูกหญิงสาวที่นั่งอยู่ที่เก้าอี้ถัดจากเขาไปไม่ไกลขว้างก้อนหินลงไปในน้ำ ชายหนุ่มจึงลุกเดินไปหาหญิงสาวผู้ทำให้สติของเขากลับคืนมาอีกครั้งเมื่อได้ยินเสียงก้อนหิน
“แล้วคุณล่ะทำไมถึงได้มานั่งที่นี่คนเดียว”
ขนมผิงเงยหน้าหันมองชายหนุ่มที่กำลังยืนอยู่ข้างเธอเหมือนกับว่าคำถามที่เธอถามไปมันไม่ได้ต้องการคำตอบแต่เธอคิดว่าเหตุผลของทั้งคู่ที่พาตัวเองมาอยู่ที่นี่แบบเหงา ๆ คงไม่ต่างกันสักเท่าไหร่
“ขอผมนั่งด้วยคนได้ไหม”
หญิงสาวพยักหน้าพร้อมกับขยับตัวเองเพื่อให้ที่ข้าง ๆ พอเหลือสำหรับอีกคน เวลานี้ขนมผิงรู้สึกไว้ใจทุกคนที่เข้ามาเพราะความเจ็บช้ำที่เธอเพิ่งผ่านมาวันนี้เธอคิดว่ามันคงไม่มีอะไรเลวร้ายไปกว่านี้แน่นอน
“เราสองคนคงมานั่งที่นี่ด้วยเหตุผลเดียวกันนั่นก็คือ ความทุกข์ใจถ้าคุณมีอะไรไม่สบายใจระบายให้ผมฟังได้นะ อย่างน้อยคุณก็ไว้ใจผมได้เพราะผมกับคุณเราไม่รู้จักกัน”
หญิงสาวในชุดพนักงานบริษัทถอนหายใจเหมือนว่าเธอกำลังต่อสู้กับอะไรบางอย่างก่อนที่จะเล่าเรื่องราวทั้งหมดที่เกิดขึ้นให้กับชายแปลกหน้าฟังด้วยเหตุผลที่เขาให้มันฟังดูเข้าท่าเพราะ ทุกอย่างที่เธอเล่าให้เขาฟังวันนี้มันคงเป็นแค่ความลับเพราะเขากับเธอไม่ได้รู้จักอะไรกันมาก่อนและคงไม่มีวันที่จะได้รู้จักกันเกินไปกว่าค่ำคืนนี้
“ฉันถูกทิ้งแต่นั่นคงไม่ใช่เหตุผลที่สำคัญความเจ็บที่สุดที่พาฉันมานั่งที่นี่เพราะฉันถูกหักหลังจากคนที่คิดว่าจะฝากชีวิตไว้ตลอดไป”
สาวน้อยผมยาวดำขลับหลบสายตาลงกับพื้นน้ำก่อนที่จะเริ่มเล่าเรื่องราวทั้งหมดว่าเธอถูกคนรักที่มีฐานะเป็นเจ้านายนอกใจด้วยการไปแต่งงานกับผู้หญิงที่มารดาของเขาหาให้แค่นั้นยังไม่พอครอบครัวของฝ่ายชายยังจ้างเธอด้วยเงินจำนวนเพียงแค่ หนึ่งแสนบาทให้ออกจากงานและไปให้ไกลจากครอบครัวของเขา
“แฟนคุณไม่จำเป็นต้องยอมก็ได้ เขาอาจจะพลาดพลั้งไปยุ่งกับผู้หญิงคนอื่นแต่นั่นมันก็ไม่ได้หมายความว่าเขาจะต้องไม่เลือกคุณ”
ภาคินมองสบตาคนเล่าแต่อีกฝ่ายกลับยังคงหลบตาไว้กับ ผืนน้ำข้างหน้าเหมือนคนกำลังหัวใจล่องลอยไร้ความรู้สึกใด ๆ ไม่รู้สึกยินดียินร้ายกับสิ่งที่อีกฝ่ายกำลังพูด
“เขารักผู้หญิงคนนั้น ฉันโดนหลอก โง่มาเกือบ 5 ปีโชคยังดีที่มาตาสว่างในวันนี้ไม่อย่างนั้นคงเผลอตัวเป็นชู้กับคนที่มีภรรยาแล้ว”
ภาคินได้ยินเรื่องที่เกิดขึ้นกับหญิงสาวแปลกหน้าที่เขาเพิ่งรู้จักก็ทำให้รู้สึกว่าเรื่องราวความทุกข์ของเขากลายเป็นเรื่องเล็ก นิดเดียวอย่างน้อยคนที่ทำให้เขารู้สึกเครียดก็เป็นคนที่เขารักและก็รักเขามากที่สุดในชีวิตเป็นแม่ผู้ให้กำเนิดซึ่งไม่เคยหลอกลวงอะไรภาคินจึงได้แต่เก็บความทุกข์ของเขาไว้ในใจตัวเองและหวังจะเป็นส่วนหนึ่งที่ทำให้หญิงสาวที่นั่งข้าง ๆ สบายใจขึ้น
“ไปหาซื้ออะไรมานั่งกินกันไหมดูแล้วคุณน่าจะไม่ได้กินอะไรมาตั้งแต่เย็น คนอื่นไม่รักเราก็เรื่องของเขาแต่ถ้าเรายังไม่รักตัวเองโทษใครไม่ได้เลยนะ”
คนพูดลอกคำพูดมาจากคำคมเว็บหนึ่งโดยที่ตัวเขาเองก็ยังไม่ค่อยอินกับคำพูดนี้เท่าไหร่เพราะทุกครั้งที่มีเรื่องไม่สบายใจภาคินก็มักจะทำร้ายตัวเองด้วยการดื่มเหล้าอดข้าวหรือไม่ก็นั่งเครียดข้ามคืนข้ามวันไม่ยอมหลับยอมนอนแต่เวลานี้เขาคิดว่าคำพูดที่เขาพูดออกไปน่าจะทำให้อีกฝ่ายรู้สึกเข้มแข็งขึ้นมาบ้าง
Bab 66Aku kaget dengan ucapan bang Linggom yang tiba-tiba Sarkar begitu. Si Mitha juga sudah punya mantu tapi tetap saja kelakuannya tak pernah bisa menghargai orang lain."Ck, baru makanan gini saja marahnya kayak orang kerasukan setan."Mitha langsung melempar kresek yang berisi terong tadi ke halaman rumah melalui pintu yang memang sedang terbuka, alhasil terong Belanda buah kesukaanku itu berserak di halaman rumah ada beberapa yang pecah. Dengan gontai aku berjalan keluar memungut terong-terong tersebut. Walau bagaimanapun itu adalah makanan tidak boleh dibuang. Apalagi ini pemberian orang. Aku lihat mata Mitha tajam menatapku mengutip satu persatu buah tersebut."Makan tuh buah,bila perlu masukkan sebagian di telingamu." ucapnya ngos-ngosan, sepertinya emosinya sudah di ujung tanduk."Iya dong, kalau kau tidak menghargai pemberian orang lain, itu masalah mu. Tapi aku setetes pun pemberian orang lain akan ku ingat, begitupun kecurangan, sedikit pun orang lain bersikap curang pa
Bab 65Pagi ini aku sengaja bangun lama. Aku dengar mertua sudah mulai bergerak di dapur. Tapi karena cuaca yang sangat dingin aku enggan keluar dari selimut. "Mak Thomas, bangunlah kau. Masaklah buat anak-anakmu. Nanti mereka bangun pasti pada lapar semua." Kudengar ibu mertua membangunkan Mitha, yang tidur di kamar. Sementara aku dan Linggom beserta Thomas dan istrinya, dan kelima adiknya tidur di ruang depan bareng-bareng bersama ibu mertua. Mitha dan suaminya tidur di kamar dengan alasan dingin dan tidak biasa tidur tanpa alas Spring bed."Akh, Mamak ini berisik kali. Dingin loh Mak, mana masih gelap juga. Biar nanti istrinya Thomas yang masak Mak, aku masih mau tidur.""Sudah tua, bentar lagi kau sudah memiliki cucu, tapi bawaanmu masih tetap kayak anak-anak. Terserah kaulah. Kalau kau mau anak-anakmu kelaparan ya sudah." sahut mertua sambil berlalu ke dapur.Aku melihat jam di tanganku, masih menunjukkan pukul lima subuh. Pagi ini Ferry dan kedua adiknya akan tiba di rumah kar
Bab 64"Kenapa harus membawa ini dan itu kau Mak Dinda, aku sendiri nya tinggal di rumah ini. Seberapa banyaklah buat aku makan." Ibu mertua protes setelah aku membongkar oleh-oleh yang aku bawa dari kardus."Memang selalu nya begini kan Mak, kalau bukan kami yang membawa kebutuhanmu di rumah ini memang ada yang akan memperhatikan Mamak?" sela bang Linggom dengan suara datar."Maafkanlah saudaramu yang lain ya Nak, mungkin begitulah yang mereka tau." Sahut ibu mertua sungkan."Lagipula ini buat bekal kita selama disini Inang, cucu-cucu mu paling juga nanti menghabiskannya." aku berusaha menetralisir suasana biar ibu mertua tidak merasa sungkan.Kebetulan pas kami nyampai rumah mertua masih sepi. Mitha, suaminya dan anak-anaknya pergi jalan-jalan. Sementara bang Dapot dan kak Susi beserta anak-anaknya masuk sibuk bekerja di ladangnya. Menurut kebiasaan paling nanti pas malam tahun baruan mereka datang berkumpul di rumah mertua. Sementara bang Tigor dan istri keduanya belum juga nyampa
Bab 63Aku cukup diam saja melihat tingkah Mitha. Barangkali dia tidak sadar betapa dulu aksi suaminya sangat membuat hati Ferry begitu trauma sampai sekarang. "Sudah Mak Thomas, tidak usah dibahas lagi." Saut memegang tangan Mitha."Tidak apa-apa Lae, inangbao. Tidak usah dipikirkan masalah bensin. Besok biar kami saja yang jemput orang Lae dan Inangbao kesini." Saut masih memegang tangan Mitha agar tetap berdiri di tempatnya, sambil menunduk sungkan kepada Bang Linggom dan aku."Tidak usah Amangbao, tidak perlu menjemput kami. Harusnya kita lebih baik tidak usah saling mengunjungi seperti ini. Cukup disaat kalian perlu pesta adat yang mengharuskan kami ada maka datanglah kemari, jika kami juga perlu pesta adat dan acara maka kami pun akan menghubungi kalian. Anggap saja hubungan kita sebatas pesta adat tradisi kita saja sebab biar bagaimanapun, Mak Thomas dan Pak Dinda tetap bersaudara kandung." Rasanya aku sudah muak dengan semua kepura-puraan ini. Datang kemari menawarkan pula


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews