Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wildflower

Wildflower

Lha masa kecilnya waktu tidur cuman dengerin Bang Gultom curhat soal berebut lahan parkir lah, pungli, perkelahian sesama anggota pemuda setempat sampai cerita masalah perempuan lokalisasi. Ini sekarang disuruh mendongeng? Mau bercerita apa lah awak ni sekarang? TING !!! bola lampu kuning menyala lagi, Lily sungguh mengucap syukur bahwa Larry Page dan Sergey Brin yang telah menciptakan Mbah G****e, sang maha tau segala. Berbekal hengpon jadul ala lambe turah, Lily pun mulai beraksi mendongeng tentang bawang putih dan bawang merah yang selama ini dia ketahui hanyalah sebagai pelengkap bumbu masakan belaka. Saat cerita yang bacanya habis, Lily dan Tian pun akhirnya sama-sama terlelap kealam mi
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 518 kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

Umpatku dalam hati. “Cara menyadap chat orang gimana, ya?” tanyaku lagi. “Melanggar hukum itu! Mau sadap chat siapa?” Pak Andre tiba-tiba sudah ada di belakang kami. Dadang langsung jumpalitan dan berdiri dari kursi Mbak Lelly. Ia seharunya berada di lantai tiga bersama teman sales yang lain. Namun, karena ia membelikankun pecel di seberang kantor, kakinya masih betah duduk di counter.
1014.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Aku berkata penuh penekanan tiap katanya. Ia menatapku dua detik. Lalu tertawa. “Owh itu. Ibu, nich, kirain apaan …. Itu kan dialog cerita, Bu. Inem tadi nemu cerita di internet, ceritanya seru. Inem ngomong ngikutin dialog yang ditulis. Duh sampe jantungan Inem. Kirain apaan Ibu sampe dobrak pintu. Cuma salah paham, Bu ….” ia menunjukkan jari tengah dan telunjuk membentuk huruf V.
9.379.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
Cowok Metropolitan Masuk Kampung

Cowok Metropolitan Masuk Kampung

"Iya, Teh. Tadi aku gak sengaja dengar obrolan ibu-ibu yang lagi belanja di warung.... Aduh..., aku jadi takut." Wulan termenung. Ia tidak minat lagi untuk membaca buku. Di dalam kepalanya berkecamuk memikirkan banyak hal yang ia takutkan, apalagi saat mengingat kejadian lusa kemarin yang membuat dirinya tidak enak makan dan susah tidur. *** "Akak yakin mau ikut?" "Ikut, dong. Kan, sekarang gue udah gak takut lagi sama serangga."
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

Selepas lulus SMA, tidak tahan melihat Kinong hanya luntang-lantung tidak jelas di rumah, kedua orang tuanya berinisiatif memberinya uang modal untuk membuka usaha warnet. Jadilah sekarang, Kinong berprofesi sebagai juragan warnet di daerah tempat tinggalnya. Usaha warnetnya maju pesat dan dia sudah memiliki empat anak cabang warnet di tempat yang berbeda di mana salah satu dari cabang warnetnya, Kinong memperkerjakan Mars, sang sahabat. "Serius amat Bray ngeliatin Hp? Lagi nonton bokep lo ya?" ejek Kinong yang mengambil posisi duduk di kursi yang bersebelahan dengan kursi yang di duduki Mars.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
TERJEBAK SKANDAL

TERJEBAK SKANDAL

Untung saja komputer ini secara otomatis sudah terkoneksi dengan Wifi sehingga memudahkan Clara melakukan apa saja. "Nah, begini baru lebih baik," ucapnya seraya menatap gambar kambing tadi. Puas dengan itu, Clara kemudian mulai larut dalam game. Setelah bosan, ia membuka N*****x di ponselnya untuk lanjut menonton serial Stranger Things Season 3 yang belum sempat ia tamatkan. Clara bahkan tidak sadar sudah menghabiskan beberapa jam di sana, dari siang hingga sekarang hari mulai sore.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
Pelakor dan mantan suami

Pelakor dan mantan suami

"Terimakasih nek.." "Iya bang Iwan.. tapi gorengannya habis tadi dibeli buat sarapan anak-anak ojek pangkalan," "Ya gak apa-apa nek. Saya juga lupa tadi gak beli kue, soalnya Dini mabuk jadi muntah-muntah nek," "Mabuk?" tanya nek Warni serius. Nek Warni hanya tahu kalau mabuk itu kelakuan anak jalanan, seperti anak-anak muda pengangguran yang sering kumpul-kumpul dekat rumahnya yang dulu, sebelum Nuning menikah dengan Wahyu.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta CEO Beristri

Terjebak Cinta CEO Beristri

gumam Ben, seraya kembali fokus pada laptopnya. Akhirnya aku mengenakan piyama dengan model dan warna yang sama dengan yang kubawa ke Surabaya, dengan perasaan menyesal kenapa harus membawa dan mengenakan piayama untuk dinas luar ke Surabaya. Perasaan lelah membawaku untuk segera berbaring nyaman di kasur empuk milikku, dikamar pribadiku, dimana aku rasanya tidak akan melihat orang lain melakukan hal gila selain aku dengan Ben. Kuatur suhu AC ke 21° Celcius dan mengenakan selimut lembut hangat favoritku. Sembari menunggu Ben yang masih berkutat dengan ketikannya, aku bermain handphone untuk sekadar scroll media sosial. Dan postingan Nia muncul di beranda akunku. tampak semangkok mie kuah den
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
Dead&Queen

Dead&Queen

Saat suasana kembali tenang, ia bangkit, membayar secangkir kopi yang bahkan tak disentuh, lalu keluar menembus rintik hujan. Kosnya terasa terlalu berbahaya malam itu, jadi ia memilih kembali ke warnet tua yang pernah ia pakai sebelumnya. Lampu neon yang redup, kipas angin berisik, dan suara keyboard dari bilik lain menjadi latar sempurna untuk sesuatu yang lebih berbahaya dari sekadar menjelajah internet.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua Tuan Presdir

Menjadi Istri Kedua Tuan Presdir

Warung sayur kecil itu menjadi pusat keramaian pagi, tempat di mana cerita-cerita baru dan lama dibagikan. Di sudut lain, beberapa ibu-ibu sedang mengobrol lebih serius, membahas kabar terbaru yang beredar di lingkungan mereka. Namun, semua pembicaraan itu berhenti sejenak saat Aruna melayani mereka dengan sayur segar, sebelum kembali melanjutkan gosip-gosip mereka dengan semangat yang tak kalah dari sebelumnya. Suara-suara mereka bercampur menjadi satu, menciptakan harmoni yang tak pernah berhenti.
9.83.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai cerita ngewe di warnet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status