Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Curug Kembar Pintu Gerbang Dunia Lain

Hanya satu hal yang masih ia bisikkan sebelum tertidur: > “Di dasar sumur itu... ada yang terkubur... bukan manusia... bukan juga jin…” > “Mereka menunggu pintunya dibuka lagi.” Setelah Ningsih tertidur, Pak Lebe, Arga, dan beberapa orang tua desa berkumpul di ruang tengah. Lilin menyala satu-satu, diletakkan di empat sudut ruangan. Wajah mereka tegang. Pak Lebe membuka peti kecil warisan turun-temurun—isinya beberapa lembar kain kuno, segel dari daun lontar, dan segenggam tanah hitam pekat yang dibungkus kain mori.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Karena sudah terlanjur tahu, Jaka pun memperkenalkan Tribuana Mahadewi kepada Rara Wilis meski dia sendiri tak bisa melihat dimana wanitanya itu. "Dewi, dia adalah kenalan di kerajaan Sigaluh, murid seorang sakti bernama Nyai Blorong." ucap Jaka memperkenalkan Rara Wilis kepada Mahadewi yang sontak terkejut mendengar nama besar itu. Di dunia gaib, nama Nyai Blorong sangat terkenal karena kesaktiannya. Di tambah lagi Nyai Blorong adalah salah satu Panglima terkuat Ratu Laut Selatan. Bahkan dia sendiri hanyalah bawahan di bawah perintah Ratu Laut Selatan. Wajah Mahadewi memucat seketika. Rara Wilis sendiri pun terkejut mendengar Jaka memanggil makhluk itu dengan sebutan Dewi seolah Jaka telah
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
Suluh Mukhalis: Pendekar Bayangan

Suluh Mukhalis: Pendekar Bayangan

Mereka semua berbaris seakan telah dipersiapkan dan dari motif di temboknya saja, bentuknya sudah terlihat bahwa umurnya mungkin mencapai ratusan tahun. Suluh tak sampai memikirkan lebih jauh karena dia teralihkan kepada altar di hadapan mata. Auranya semakin kuat dan memikat siapapun untuk mendekat, ingin tahu apa yang berada di dalam kotak upeti yang dilumuri debu. Kedua tangannya bergetar mencoba meraih, dengan berhati-hati membersihkan lalu membuka. Tak salah lagi, inilah benda yang dimaksud Madiarta. "Pusaka Bayangan," kata Suluh tanpa sengaja keluar dari mulutnya, suatu senjata berbentuk keris yang memiliki ukuran lebih besar dari normal.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
Misteri tegal Useng

Misteri tegal Useng

Amira menyodorkan segelas air namun ditolak Sulastri. "Ibuk dengar, orang-orang banyak yang melihat hantu bapakmu," Sulastri menatap Amira. Beberapa orang mendapat terror dari sosok yang menyerupai Useng. Bahkan, pengakuan teman dekat dan kerabat pun turut mengalaminya. Sejak kecil, Useng sudah biasa menggembala ternak bahkan sampai dirinya menjadi bandar seperti saat ini. Sulastri menceritakan, salah satu pekerja di peternakan mendadak ke luar dari pekerjaannya setelah mengalami hal aneh.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
Bukan Sebab Cinta Ditolak

Bukan Sebab Cinta Ditolak

tanyanya. Haji Sujono menghela napas, “Saya tidak bisa memastikan, tapi menurut cerita yang pernah saya dengar, ilmu sijundai menggunakan media gasing terbuat dari tengkorak kepala manusia yang mati berdarah. Gasing tersebut dimainkan setiap malam Jum’at, sampai tali gasing yang terbuat dari kain kafan terputus. Kalau dihitung-hitung, baru tiga kali malam Jum’at sejak pertama Nak Ria mengalami gangguan. Besar harapan tali kafan tersebut belum terputus, itulah mengapa Nak Ria masih dapat kita ajak berkomunikasi secara normal.” “Jadi kami harus temukan pemuda itu, sebelum tali gasing terputus?” tanya Gani lebih ingin memastikan.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
Sang Penunggu Pengantin

Sang Penunggu Pengantin

Bulu kudukku meremang menyadari aku sedang berhadapan dengan setan berwujud manusia, jantungku pun berdegup dengan cepat yang ada dipikiranku saat itu adalah lari secepat mungkin ketika mereka mendekat, tapi bagaimana bila mereka berhasil menangkapku tidak mungkin aku berlari kedepan melewati mereka yang berjumlah empat orang sama saja aku menghampiri mereka untuk dimangsa. "Masih seger masih muda gini, berani-beraninya keluar sendiri malam-malam di Jakarta. Kira-kira masih perawan gak yah?" tanya salah seorang pemuda itu. "Makanya kita cobain, baru kita tahu masih perawan atau enggak hahahaha," jawab temannya dan mereka pun tertawa. "Ide bagus, siapa nolak nyobain cewek cantik mulus kaya gi
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
Binti Raharjo

Binti Raharjo

“Kok begitu, Mbah?” “Contohnya begini, Nduk … pemburu pesugihan ini terjerat rayuan calo yang mengaku mampu menyampaikan langsung keinginan si pemburu pesugihan kepada arwah Eyang Jugo. Lalu diminta memenuhi syarat menyediakan tumbal. Nah, para calo ini memberi pilihan: mau tumbalnya manusia atau hewan.” “Manusia?” “Iya, tapi kan tentunya yang dipilih hewan dong …”
102.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
CARI JASADKU, BU

CARI JASADKU, BU

"Aman, rambut Sulis sudah dibawa oleh bapaknya Slamet, sekarang kita hanya tinggal menunggu Sulis kena santet dan meninggal. Sudah kuduga, kalau anak dan suami nya bukan orang biasa. Buktinya Damar bisa muncul di sekitar Sulis. Sekarang kita bisa tidur dulu. Biar banaspati yang bekerja. Namun rencana mbok Darmi hanya tinggal rencana. Karena santet itu tidak mampu menyentuh kulit Sulis dan justru kembali ke pengirim nya semula, mbok Darmi. Dan membuat kulit nya bernanah dan mengelupas parah. *** Desi mendelik dan berdiri di hadapan Surti. "Tidak mungkin! Mas Slamet tidak mungkin melakukan pesugihan!" teriak Desi setelah mendengar cerita dari Surti.
1017.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris yang Terbuang

Sang Pewaris yang Terbuang

Tok tok tok "Siapa itu?" "Ini aku," "Sebutkan password-nya," "Menembak dua burung dengan satu batu, membuatnya jatuh secara bersamaan," "Okay, kata sandi benar. Sebentar," Terdengar derit pintu yang dibuka, menampilkan seorang gadis berambut platina dengan mata bulat berwarna amber terang, sama seperti milik Kai. "Oh, Rupanya itu kamu, Kai.Aku kira Zee yang datang."
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
Godaan Jin Dasim

Godaan Jin Dasim

Ridwan terkejut. Mbah Darmo terkekeh mengejek. “Tapi …” “Kau ‘tak perlu khawatir, pesugihan ini tidak memakai Tumbal saat kau menggunakannya.” Ridwan menghela nafas lega. ‘Pesugihan tanpa tumbal? Apakah ada?’ monolognya dalam hati. “Ada, nama pesugihannya pasak bumi. Kau hanya perlu menanam pasak itu di tempat usahamu.”
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai cerita pesugihan blorong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status