Menikah dengan Sahabat
balas Dita, yang langsung melingkarkan lengannya di leher Radit dan menuntaskan dahaga kerinduan hingga ke puncak asmara.
“I love you.”
“I love you too.”
Keduanya kembali memagut rasa, jatuh cinta lagi dan lagi kepada sosok yang merengkuh manisnya madu bersama, di ranjang pengantin.
***
“Pengantin baru .... Eh, baru atau lama, ya?” goda Bu Meri saat Radit dan Dita baru berkumpul untuk sarapan bersama.
“Mana aja deh, Ma,” sahut Dita. Wajahnya tampak sedikit pucat.