Suami Warisan
Panca mengangguk, “Ya, ini juga cerita yang turun-temurun, Mas! Baru sekarang aja, saya cerita ke Mas berdua, harusnya hanya cerita yang beredar di keluarga aja.”
“Kualat kamu kalau rahasia keluarga kamu kasih tau pada kami!”
Panca terkekeh, “Yaelah, Mas …. Zaman udah canggih begini, justru kalau ceritanya ndak saya sebar, malah jadi lupa. Ini salah satu cara saya melestarikan cerita kemunculan keris keramat itu!”
“Memangnya benar keris itu keramat, Ca?”
Panca mencomot sebuah pisang goreng dari piring yang sudah dingin, dia menggigitnya, mengunyah sejenak kemudian melepehkannya kembali, “Puah! Pisang dari mana, nih? Kok tengik?!”