Istri Tuli Yang Kau Buang
“Bohong, ku dengar kamu berulang kali menyebut namanya berulang kali. Ayolah, kita sudah sama – sama dewasa. Aku tahu rasanya menyimpan rasa cinta dan itu tidak enak.”
Bening meringis, tak ada gunanya lagi berbohong. “Meskipun aku mencintainya, aku harus sadar diri, kita terlalu berbeda dan tak mungkin bersatu Din.”
“Jangan merendahkan dirimu. Kamu itu hebat. Tidak semua orang seperti dirimu. Kalau boleh jujur, aku iri lho sama kamu,” ucap Andini blak – blakan.
Bening tersenyum. “Aku juga iri sama kamu. Bisnismu baru jalan beberapa minggu, tapi kamu sudah menemukan banyak client, apalagi melihat adikku yang begitu mencintaimu. Bagaimana kabarnya dia?”
Hot Chapters