Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kisah Heroik Sang Menantu

Kisah Heroik Sang Menantu

Setengah jam kemudian, kedua mertuaku dan Delon akhirnya duduk di sofa dan mendengar ceramahku dengan patuh. "Ada satu hal yang kalian belum tahu. Aku terlahir memiliki kekuatan super, jadi jangan mencari masalah denganku. Kekuatanku sangat besar. Akulah yang pantas menjadi simbol kekuatan, bukan pria." "Aku akan mengikuti ajaran Keluarga Kuncoro, yaitu menundukkan orang dengan kekerasan. Mulai sekarang, aku adalah kepala keluarga di sini."
5.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang cerpen hari pahlawan
Read
+Library
Lembah Kaisar Takdir

Lembah Kaisar Takdir

Mereka mengadakan upacara di tepi mata air, mengenang para pahlawan yang telah gugur, dan berdoa agar kekuatan kuno yang melindungi alam semesta selalu ada bersama mereka. Malam demi malam, di bawah cahaya bintang yang mulai kembali muncul, Raka menulis catatan-catatan dalam sebuah buku besar, mencatat setiap langkah perjuangan mereka. Ia tahu bahwa suatu hari nanti, kisah mereka akan menjadi legenda yang menginspirasi generasi berikutnya. “Kita adalah cahaya yang bangkit di tengah kegelapan,” tulisnya, “dan selama harapan ada, dunia ini tidak akan pernah benar-benar hilang.”
103.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 147 Beses bilang cerpen hari pahlawan
Read
+Library
SERPIHAN DENDAM MASA LALU

SERPIHAN DENDAM MASA LALU

Hari berlalu begitu cepat, besok hari Xander dan rombongan akan kembali ke Indonesia, malam yang pekat masih dinikmatinya, sudah lama dia tidak mendengar kabar dari anak buahnya tentang Rianne. Baru saja dia akan menelepon, ketukan pintu membuatnya urung, dia langkahkan kaki lebarnya membuka pintu, dan betapa geramnya dia saat seseorang dengan berani memeluknya dengan erat. “Apa yang kau lakukan?” geramnya dengan gigi gemeretak. “Tuan, maafkan saya tapi saya tidak bisa menahan diri,”
103.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 90 Beses bilang cerpen hari pahlawan
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Jaden ikut bersuara. "Orang yang ingin kubunuh belum pernah ada yang lolos, meskipun mereka kabur ke ujung dunia," timpal Raiden dengan ekspresi dingin. "Nggak perlu repot-repot." Harlan tiba-tiba maju, lalu tersenyum dan berkata, "Aku punya Pil Tujuh Hari Kematian. Setelah ditelan dan nggak mendapat penawar selama 7 hari, orang itu akan langsung mati. Aku bisa menghadiahkannya untuk kalian."
8.83.6M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 76.3K Beses bilang cerpen hari pahlawan
Ipakita ang mga Review (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Basahin ang Lahat ng Review
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Melainkan sebuah gulungan kecil, terbuat dari kertas putih yang dilipat rapi. Kirana dengan gemetar melepaskan gulungan itu dari genggaman Yudha. Di atasnya, tertulis dengan tinta merah, seolah menggunakan darah, sebuah kalimat dalam bahasa Jawa halus: “Kang sejati dudu pahlawan kang gumilang. Nanging bayangan ing sandhingmu.” (Yang sejati bukan pahlawan yang bercahaya. Melainkan bayangan di sampingmu.)
935 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang cerpen hari pahlawan
Read
+Library
AKU SANG ISTRI BOSS

AKU SANG ISTRI BOSS

“Kamu aneh, Lov. Mana ada orang yang meletakkan bunga ke tugu juang itu. Seumur-umur aku hidup di Jambi ya, nggak pernah ketemu bunga di sana. Lagian ini hari santri nasional, bukan hari pahlawan.” “Justru itu.” “Justru itu gimana?” “Karena nggak ada orang yang letakkan bunga di sana lah, kita yang pertama memulai.” “Tapi tetap aja ini hari santri, bukan hari pahlawan.” “Loh, bukannya dulu perjuangan kemerdekaan itu juga ditopang sama santri-santri ya Mas? Gitu kata buku sejarah.” “Oiya?”
9.729.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 775 Beses bilang cerpen hari pahlawan
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

sahut Lintang, “ceritakanlah bagaimana hutan kita pernah menjadi medan perang gerilya melawan penjajah, dan bagaimana Teluk Lawele menjadi ladang peperangan laut yang heroik di bawah komando Oputa yi Koo.” La Ode Harimao menyibakkan kain sarungnya, menuntun Lintang untuk berdiri. Di luar, bayang pohon-pohon rimbun berayun pelan. Ia memulai ceritanya dengan suara yang tegas, membungkus malam dengan kenangan heroik:
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang cerpen hari pahlawan
Read
+Library
Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

Ahli Waris Tersembunyi, Jebakan Sang CEO

"Bunda sedang menulis, Sayang. Bunda sedang menulis cerita tentang seorang pahlawan kecil bernama Elang yang akan tumbuh besar di desa yang indah ini. Dan Bunda akan memastikan akhir ceritanya selalu bahagia." 'Karena bagi seorang Arthaira, naskah yang paling berharga bukan yang laku di platform digital, melainkan naskah kehidupan nyata yang ditulis dengan pengorbanan dan keberanian,' batin Aruna sambil mengecup kening anaknya.
10634 viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang cerpen hari pahlawan
Read
+Library
Sistem Dimensi sang Permaisuri untuk Terlahir Kembali

Sistem Dimensi sang Permaisuri untuk Terlahir Kembali

"Jadi, kira-kira berapa banyak waktu diputar kembali kali ini?" "Kita ke masa lalu yang cukup jauh." [ Sistem ; Ding! Informasi berhasil dimuat, hari ini adalah hari patah hati Pahlawan Dimensi. Ibunya telah meninggal dunia dan tidak mendapatkan pemakaman yang layak! ]
9.37.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 272 Beses bilang cerpen hari pahlawan
Read
+Library
Psychofagos: Pemakan Jiwa

Psychofagos: Pemakan Jiwa

Sang Raja kemudian mengikat pita merah itu ke tanduk kiri iblis Doz secara perlahan. Setelah ikatan dirasa aman, Raja memerintahkan Doz untuk berdiri, “Berdirilah! Kau terlihat lebih gagah sekarang.” Rara Eresanvield menepuk pundak iblis yang sudah ia besarkan tersebut. Seluruh pandangan masih kurang menerima, para iblis kecil bingung, apa yang sebenarnya Doz lakukan sampai membuatnya bisa menjadi pahlawan. “Ceritakan, ceritakan apa yang telah kamu lakukan!” perintah selanjutnya dari sang Raja pada Doz yang baru saja resmi mendapatkan gelar Pahlawan.
105.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 190 Beses bilang cerpen hari pahlawan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status