Aku Menikahinya Karena Ingin Balas Dendam
“Yah, tidak ada. Aku hanya ingin mampir saja karena kebetulan lewat arah sini, jadi aku memutuskan untuk berbelok dan mampir sebentar sambil isitrahat. Sekalian juga aku ingin melihat si kucing imutku yang menggemaskan ini, uluuluuuu.. apa kabar sayan? Kamu sehat ‘kan? Apa?! kamu tidak dikasih makanan yang layak? Dasar!...”
“Hey, hey. Kau jangan mengarang-ngarang. Aku paham dengan keanehan orang yang berbicara dengan hewan peliharaan, tapi imajinasimu sudah melampaui batas. Tau dari mana kau dia tidak kuberi makanan yang layak?.” ..(padahal memang benar, selama ini kucing itu hanya memakan sisa-sisa dari makanan Nera dan Gevan saja).