Ranjang Ternoda
“Bagaimana aku bisa melupakan begitu saja, sementara hubungan kami direstui oleh alam semesta. Saat itu, hujan deras dan mati lampu tidak menghalangi janji Karan untuk menemuinya. Tidak akan aku lupakan hal itu, sebab hubungan kami dimudahkan jalannya oleh Tuhan.”
Reina ingat, ketika hari lamaran itu. Usai Karan dan keluarganya pulang, dia membereskan ruang tengah dari mulai makanan hingga piring kotor. Tanpa sadar, tiba-tiba saja Reina tak melihat cincin yang dipasang ibu mertua dijari manisnya. Entah mengapa cincin itu itu raib, Reina berusaha mencari benda kecil berharga itu.