Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Broken

Broken

ujar Rein dengan suara yang bergetar. “Gue minta maaf banget, Reina. Tapi urusan ini tuh gak bisa ditunda. Lagian kita kan bisa jalan di lain waktu.” Siswi itu segera bangkit dari duduknya. Air matanya pun semakin deras berjatuhan ke pipinya. “Gak mau! Maunya hari ini,” ucap Rein memaksa.
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 374 Times as forcefully
Read
+Library
Why

Why

tolak Aina tidak enak hati. "Kamu masih sakit, Nona. Jadi, biarkan saya yang menyuapimu," paksa Dokter Jaden. "Tapi, saya bisa Dokter. Saya masih mampu makan sendiri, 'kan tangan saya tidak sakit," Aina mencoba membujuk Dokter Jaden. "Iya, saya tahu. Tapi, kamu baru saja pingsan. Takutnya kamu tidak kuat sekadar memegang sendok," alibi Dokter Jaden memaksa.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 484 Times as forcefully
Read
+Library
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

000. “Ketika aku menjadi Blasteris Level 9 atau bahkan Level 10, kekuatan aku akan menjadi 100.000 kali lipat dari Blasteris Level 9 dan Level 10 biasa. aku akan memiliki kekuatan yang menghancurkan atas mereka. aku akan hampir tak terkalahkan. Mengapa Kaisar Napoleon tak terkalahkan di antara rekan-rekannya di level yang sama? Itu karena teror kekuasaan.
1066.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as forcefully
Read
+Library
Castle

Castle

Toh, bobotku masih lebih kuat darinya. Badannya sedikit terdorong. "Kau tidak perlu ikut campur!" Kepalan tanganku berhasil mendarat di pipinya, sehingga menimbulkan darah di ujung bibirnya. "Kau sudah lupa apa yang aku katakan kemarin?" Dia berusaha memukulku, tapi aku berhasil menepisnya. Dia memang kuat. Namun, dengan bobot yang dimilikinya, dia tidak akan mampu mengumpulkan tenang untuk melawanku.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as forcefully
Read
+Library
FEMININ

FEMININ

Dan satu tarikkan Kreekkkkk!! Gaun Femi terobek, Jee pun membuka celananya. Mendorong Femi jatuh ke ranjang. Femi sudah berusaha keras minta tolong dan minta di hentikan, tapi Jee tak mengindahkannya. Tanpa pemanasan ataupun penetrasi, Senjata Jee masuk kedalam punya Femi yang dijaganya berharga Femi pun meringis kesakitan, ada darah mengalir di bawahnya. Tapi Jee tak perduli. Jee tetap menuntaskan hasratnya, sampai akhirnya mereka lelah dan tertidur bersama
4.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as forcefully
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

“Apa-apaan kau Xavier, jangan manja! Aku tahu kau bisa berjalan. Kau hanya mau mengerjaiku saja, ‘kan?!” “Take it or leave it![10]” ujar Xabi tanpa menoleh membuat Ravil semakin marah. “Bos! Pokoknya aku tidak mau! Tinggal saja ia di sini hingga membusuk!” Wayne memegangi dahinya dan mencoba mencari solusi. Ketua Pandora Box itu lalu melirik asistennya dengan tatapan memohon. Ravil pun bergidik, ia paling tidak bisa menolak kalau Wayne sudah seperti itu.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as forcefully
Read
+Library
HURT

HURT

Nyaris saja ia meneriakkan nama itu dengan lantang. <“Lee Joon! Cepat buka pintunya!”> Teriakan ibunya kembali terdengar lewat pengeras suara di samping monitor. Kepala Joon mendadak pening. Seluruh tubuhnya panas-dingin. Tidak. Ia tidak mau bertemu dengan Hana! Ia tak sanggup berhadapan dengan gadis itu. <”Joon, kalau kau tidak membuka pintu juga, aku akan meminta keamanan membukanya secara paksa.”>
103.4K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as forcefully
Read
+Library
Exit

Exit

tambah April yang sepertinya mengasihani ekpresi wajahku yang kebingunan, bengong, plonga-plongo seperti manusia paling bego yang sedang berhadapan dengan orang sejuta akal seperti April. Siswi perempuan itu masih ada di dalam bilik toilet. Aku ingin membuka suara, membalas segala omongan April dengan pendapatku yang meski buruk tapi berusaha untuk membuat April membuka suara. Namun belum juga membuka mulut, pintu toilet depan didobrak dari luar. Thanks for reading.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as forcefully
Read
+Library
YOU

YOU

Jelas sang ayah, kemudian diakhiri dengan seulas senyum tipis, yang Aluna yakini mengguratkan kekecewaan, karena ini merupakan keputusan yang berat bagi ayah --dan juga ibunya. “Paham ayah, Xavier tetep akan jadi temen yang baik buat Aluna, Xavier juga akan tetep jaga silaturahmi ayah ibu sama mamah papah. Papah juga pesen gitu tadi ke Xavier sebelum Xavier ke sini. Sekali lagi, Xavier minta maaf sebesar-besarnya sama ayah ibu karena keputusan kita yang pasti berat juga buat ayah ibu. Xavier mohon maaf, yah, bu. Xavier mohon maaf karena nggak bisa nepatin janji Xavier sama ayah, ibu buat terus ngejagain Aluna. Xavier nggak bisa nepatin janji Xavier untuk terus buat Aluna Bahagia, bahkan Xavi
2.4K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as forcefully
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedaneelprend
jawab Mas Wira tanpa memperdulikan aku yang ingin melepaskan genggaman tangannya. Aku mendengus sebal, Mas Wira sepertinya tidak akan mendengarkan protesanku. Mau memaksa lepas juga percuma, tenaga Mas Wira jauh lebih kuat dari aku yang bertubuh mungil. Mas Wira membukakan pintu mobil untukku. Aku masuk ke dalam mobil dengan terpaksa. Ia hendak menutup pintu mobil untukku, aku langsung dengan sigap menutupnya sendiri lalu menatap garang Mas Wira.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as forcefully
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status