Cinta Pengganti
“Kamu tinggal bilang iya, dan aku bakal bawa papa sama mamaku ke sini.”
“Menikah itu, butuh cinta,” sanggah Kiya.
“Dan menikah atas nama cintamu itu, berakhir dengan perceraian.”
“Itulah maksudku, Mas.” Kiya mendesah. Masih memikirkan banyak cara untuk bernegosiasi dengan Gilang. “Menikah pake cinta aja bisa cerai, apalagi nggak. Dan … saya nggak bisa ngerti, kenapa Mas Gilang mendadak mau ngelamar saya? Karena saya tahu pasti, Mas Gilang nggak cinta sama saya.”