ISTRI BISU Tuan Terhormat
Ada darah dan daging Adrian yang tumbuh dalam dirinya.
“Adrian…” bisiknya pelan, menatap langit-langit kamar yang putih polos.
Tangisnya pecah, namun senyum juga terbit di wajah pucatnya. “Aku hamil lagi, Adrian… Kamu harus bangun… Aku membutuhkanmu sekarang lebih dari siapa pun…” suaranya lirih, bergetar, tapi penuh harapan.
Ia mengusap perutnya dengan lembut, seolah sedang berbicara pada janin yang belum terasa. “Kamu dengar, sayang? Ayahmu harus mendengar kabar ini… Ayahmu harus tetap hidup…”
Hot Chapters