Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku
Setidaknya, dari caraku melihat posturnya dari belakang, punggung pria itu kaku, menolak melakukan pergerakan apa pun yang bisa memecah momen ini.
Itu adalah kalimat bermakna pertama yang keluar dari mulut Elang.
Biasanya, anak ini hanya mengucapkan serangkaian dua atau tiga suku kata yang patah dan acak untuk mengekspresikan apa yang ia lihat. "Ijo", "Ka", "Selesai". Kata-kata itu diucapkan dengan semangat penemuan, tapi tanpa subjek atau predikat utuh.