Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Arx. Di tempat yang hanya bisa dijangkau oleh karakter yang telah dilupakan sebuah limbo narasi yang disebut “Anatomi Kalimat” Arx melangkah di atas jalinan metafora yang usang, kata-kata yang tak pernah selesai, dan petikan emosi yang tak pernah sempat diberi diksinya. Ia tak punya suara. Tapi ia mengingat. “Aku adalah frasa pertama yang seharusnya ditulis,” katanya, atau lebih tepatnya: terdengar langsung dalam benak pembaca.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as ciri ciri kalimat langsung
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Kalimat Pemutus. Makhluk ini adalah entitas yang hanya muncul untuk mengakhiri kalimat-kalimat tanpa izin. Ia memburu paragraf-paragraf yang terlalu lama berlanjut, dan ia membenci siapa pun yang mencoba menyambung cerita-cerita yang “harusnya selesai”. “Pulanglah,” desis suara dalam kepala mereka. “Cerita kalian sudah selesai. Dunia ini tidak butuh tambahan.”
2.4K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as ciri ciri kalimat langsung
Read
+Library
Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Meski masih mencari-cari kata yang pasa untuk dikirimkan. [Aku masak cumi goreng tepung dan sambal kesukaanmu.] Hapus lagi. Air mataku mulai menggenang. Rasanya semua kalimat itu terasa terlambat. Pada akhirnya aku hanya mengetik satu kalimat sederhana. [Hati-hati di sana.] Jempolku menekan tombol kirim. Aku menatap layar beberapa detik sebelum mematikannya.
1018.2K viewsOngoingAdded to Library 453 Times as ciri ciri kalimat langsung
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

“Untuk menjaga ritme.” Rafka tersenyum tipis. Ia pernah mendengar kalimat itu, dari mulut orang yang berbeda, dengan tujuan yang berbeda. Ritme, jika disebut tanpa konteks, selalu berarti menahan yang bergerak terlalu cepat,atau yang terlihat bergerak ke arah yang salah. Ia tidak membela diri. Ia tahu pembelaan akan dicatat sebagai reaksi. Diamnya dicatat sebagai sikap. Keduanya berguna bagi orang yang ingin membaca.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as ciri ciri kalimat langsung
Read
+Library
MENANTU yang DIREMEHKAN TERNYATA MERESAHKAN

MENANTU yang DIREMEHKAN TERNYATA MERESAHKAN

ucap Kamila dengan bahasa yang hanya dimengerti orang-orang tertentu saja. Cici yang mendengar bahasa langka itu langsung membulatkan mata dan membekap mulut. "Sumpeh, Nya!" Antara terkejut dan antusias dia menanggapinya. "Begeneger, sagayaga kagalagau begerdigirigi digi segebegelagahnyaga ugadagah kagayagak kugurcagacigi. Buahaha. (Bener, saya kalau berdiri di sebelahnya udah kayak kurcaci."
1053.7K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as ciri ciri kalimat langsung
Read
+Library
Unexpected Encounter

Unexpected Encounter

“Dialog tag pun nggak tau?” “Kan aku udah bilang—,” jawaban Maudi terpotong. “Kamu udah bilang kalau kamu nggak bisa? Tapi kan manusia bisa belajar,” timpal Satria. “Kalo kalimat tanya ya belakangnya harus ada tanda tanya.” Tuh kan! Maudi merutuki diri dalam hati. Hal-hal seperti ini yang ia tidak suka, terlalu banyak aturan dalam pelajaran Bahasa Indonesia, Maudi tidak begitu paham.
1024.8K viewsCompletedAdded to Library 594 Times as ciri ciri kalimat langsung
Show Reviews (21)
Read
+Library
Nur Umaya Erwin
luar biasa. hal hal yg ditulis sederhana tapi ngena dengan kehidupan nyata. gaya bahasa bisa dimengerti dan wow banget. author juga keren ngemas ceritanya. 1 lagi, bab per bab selalu menarik dan ditunggu.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status