Gara-Gara Utang
"Sayang, kamu seorang istri sekarang. Ke mana pun kamu pergi harus seizin suami. Mami nggak mau kamu jadi istri yang durhaka kalau tinggal sama mami tapi suami kamu tak meridhoi. Seperti kata Salsa tadi, walaupun kalian menikah dalam keadaan terpaksa, tapi kalian menikah secara sah menurut agama. Ada wali, ada saksi, ada mas kawin, ada sighat taklik. Tinggal nanti diresmikan secara negara saja."
Nadia menggeleng kencang. "Aku belum siap Mi, aku, aku takut menjadi bahan ledekan teman-teman. Aku juga nggak siap diserang sama fansnya pak Awan. Maaf Pak, tapi bisakah pernikahan ini kita sembunyikan dulu sampai saya siap?"
Awan menatap datar tetapi lelaki itu menganggukkan kepalanya.
"Saya setuju