Khair dan Khaira
Dia sudah rindu dengan suara grinder, aroma seduhan espresso, buih susu setelah disteam, dan dia sudah sangat ‘gatal’ untuk kembali beraksi memainkan jar dan menyajikan latte art.
Khaira menyukai setiap proses pembuat kopi, apapun jenisnya, mulai dari espresso, latte, capuccino, mocaccino, machiato hingga Prafucino. Dia bisa lama-lama berada di dalam booth tanpa mengindahkan apapun, karena konsentrasinya hanya kepada kopi saja. Namun, sejak orang-orang dari masa lalunya muncul kembali, kenyamananya di dalam booth kedai itu menjadi sedikit terganggu.
Sikat na Kabanata