Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Dewa Naga

Penguasa Dewa Naga

Wajah remaja itu perlahan-lahan mulai pucat, dengan nadi yang muncul di samping pelipisnya akibat darah yang tersumbat. Meskipun begitu khawatir dengan anaknya, namun Ron Waru tidak bisa bertindak gegabah. Sedangkan Akara mendekatkan wajahnya dan menatap remaja itu dengan tajam. "Di dalam Aula lelang beberapa bulan yang lalu, masih ingat dengan siapa kau membuat masalah!?" ucap Akara dengan geram, sedangkan remaja yang ia cekik hanya memukul-mukul lengannya dengan frustasi, berharap agar dilepaskan.
1053.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

*** Beberapa waktu kemudian, di sebuah dunia yang jauh dari dunia sebelumnya, seorang anak muda berumur 18 tahun nampak mendekati anak-anak berumur 10 sampai 14 tahun yang sedang bermain bersama. "Itu si bodoh Chen Long ingin bermain dengan kita! Kita harus mengusirnya!" kata seorang anak berumur 14 tahun. Mendengar itu, tanpa dikomando dua kali, anak-anak itu langsung mengejek pemuda berumur 18 tahun yang terlihat bodoh itu. "Hei bodoh! Kamu jangan ke sini! Kamu tidak boleh bermain bersama kami. Kamu itu anak bodoh, tidak bisa bicara, juga tidak bisa berkutivasi, kamu tidak layak bermain dengan kami!"
618.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 745 kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

Clarissa sedang menjelaskan tentang konsep desain berkelanjutan ketika seorang pemuda masuk ke ruang kuliah tanpa mengetuk pintu. Pemuda itu berumur sekitar dua puluh tahun, bertubuh atletis dengan rambut yang dicat pirang. Dia mengenakan seragam bela diri berwarna putih dengan sabuk hitam, dan di punggungnya terlihat lambang asosiasi bela diri kota Arcandra. Matanya langsung mencari-cari di antara barisan mahasiswa sampai akhirnya tertuju pada Wandra. "Wandra!" Pemuda itu menunjuk Wandra dengan jari yang gemetar karena amarah. "Keluar sekarang! Aku tantang kau bertarung!"
1033.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
Melati di Kubangan

Melati di Kubangan

Membayangkan anak-anak itu lari terpincang-pincang dengan tulang kaki bengkak dan kepala benjol, mau tidak mau membuat Ratih rada geli juga. Saat kembali berada di kamar dan mengenakan pakaian, kejadian barusan sudah hampir meninggalkan benaknya. Ia cukup maklum akan kebadungan anak lelaki menjelang remaja seperti mereka. Amatlah tidak bijaksana jika sebagai orang dewasa ia menanggapi serius ulah nakal mereka yang terang hanya terdorong keisengan seorang kanak-kanak.
713 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
SKANDAL PANAS NONA MUDA

SKANDAL PANAS NONA MUDA

Ivana bahkan perlu minum obat untuk menekan rasa sakitnya. "Kenapa juga yang dibawa anak TK." Ivana mengalihkan pembicaraan. "Kamu tidak lihat berita terbaru. Anak SD hamil sama teman sekelasnya. Amit-amit anak sekarang. Aku saja umur segini belum pernah, eh mereka main coba-coba. Itulah akibatnya." Ivana mengedikkan bahu. Pilih tidak berkomentar. Isu sensitifnya yang kalau dibahas bisa melebar ke mana-mana.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
Pilihan Untuk Menjadi Baik

Pilihan Untuk Menjadi Baik

Tanpa basa-basi, aku berjalan ke sumber suara itu. Di depanku terlihat kerumunan siswa laki-laki. Lencana mereka menunjukkan kelas A; rapi, seragam disetrika, wangi parfum yang menempel saat jarak mereka semakin dekat. Mereka memang dikenal—cerdas, populer, dan arogan. Sejenak aku berniat menghindar, tapi sesuatu menyentak di dalam hatiku ketika aku melihat sosok yang dipukuli; pria itu tampak familiar.
669 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank

Insting membunuh mereka menguap tak bersisa dari dalam jiwa, digantikan oleh perasaan tak berdaya, bersalah, dan ketakutan yang murni—persis seperti anak kecil yang ketahuan mencuri permen dari toples ibunya. "Tamu yang tidak sopan, masuk tanpa ketuk pintu, lewat jendela, dan membawa benda-benda tajam yang berbahaya," suara Raka merendah, memancarkan otoritas mutlak yang membuat udara terasa berat. "Kalian tahu apa hukuman untuk anak nakal yang keluyuran larut malam mengganggu jam tidur orang lain?"
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
Attack of Playboy

Attack of Playboy

Rata-rata mereka ialah orang-orang yang tidak terima aku disiplinkan karena melanggar aturan kampus. Mereka seakan tidur pada kerja kerasku dan teman-teman pengurus lainnya. Kenyamanan pas belajar. Organisir fasilitas kampus. Acara-acara hiburan di tengah penat belajar. Iya, betul, babu kampus. Namun, semua tugasku bukan buat memusuhi siapa pun. Setiap tugas—mau itu akademik atau non—punya hal yang bisa dipelajari. Cuma itu yang aku pengin aku ambil. Kenapa rasanya akulah yang jadi masalah karena tidak sesuai standar kenakalan remaja?
7.53.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Anak Ustadz

Istri Nakal Anak Ustadz

Kesalahan besar mungkin telah dia lakukan sehingga menjadi target warga untuk dihakimi. “Jangan sampai pria bejat itu lolos! Kita harus segera menangkapnya dan menghukum pria itu agar tidak menjadi contoh bagi yang lain melakukan kejahatan,” teriak salah satu pria berbadan gembul. Dari suaranya saja sudah membuat orang lain yang mendengar sedikit ketakutan. Ada tekanan dan ancaman dari setiap perkataan yang keluar dari mulutnya itu. “Dia pasti bersembunyi di pesantren itu, sebaiknya kita masuk ke dalam dan menangkapnya sebelum dia lolos,” timpal pria satunya lagi.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

Anak Yang Tidur Dengan Perut Lapar

Dan itu adalah hari terburuk bagi Meli karena ia tak sempat minta maaf pada ayahnya atas kenakalan yang telah dilakukannya. Ya, masa remaja Meli berantakan. Dia bergaul dengan teman-teman yang memberinya pengaruh buruk. Merokok, alkohol, dan kabur-kaburan. Kenakalannya itu menggoreskan luka di hati orangtuanya, terutama Juragan Guntur. Meli terpuruk, ia menangis tak henti-henti semalaman. Aku mendekatinya pada pagi hari, dia sedang menatap kosong ke luar jendela kamar. Sepertinya dia tak tidur malam itu.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai contoh artikel kenakalan remaja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status