Lembaran Baru Kisahku Dimulai
"Buket pengantin pilih anggrek kupu-kupu saja, istriku suka."
Hidungku terasa asam, teringat saat umur 18 tahun, dia memenuhi seluruh taman dengan anggrek kupu-kupu untuk menyatakan cinta padaku.
Sejenak aku melupakan segalanya dan bergegas berlari ke arah dia.
Namun, yang kulihat justru Zoe berdiri di tengah lautan bunga, memeluk buket sambil berputar.
"Anggrek kupu-kupu terlalu kuno, mana bisa secantik bunga iris. Kalau aku bisa nikah sama kamu sambil bawa bunga iris, aku nggak akan menyesal seumur hidup!"