Black Finger (Indonesia)
Setelah Sandra pergi, Rin dan Isabel terlempar ke kelas yang berbeda. Isabel terpaku di hadapan kanvas putih yang terlihat begitu cerah di antara nuansa kecoklatan kelasnya sekarang. Kelas berlantai papan dengan banyak paku yang menonjol. Bagi Isabel, tempat itu seperti mimpi buruk. Dalam mimpinya, ia pernah merasakan takut teramat sangat. Senyap, tidak ada seorang pun saat itu. Lalu, ia menemukan sebuah rumah kayu. Isabel masuk dan mengurung dirinya di sana. Pintu ditutup rapat. Namun, itu tidak membuat rasa takutnya berkurang. Hingga tengah malam, nuansa horor semakin menjadi. Dari celah dinding papan, Isabel melihat ada empat makam di halaman belakang. Sesuatu kemudian bangkit dari sana
Hot Chapters