Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir
“Nak, kapan ya Mommy bisa urus surat kelahiran kamu? Sekarang umur kamu sudah 5 bulan, tapi mommy gak bisa urus akta kelahiran kamu.”
Air mukanya berubah sedih. Ia menatap wajah polos Emran, lalu berkata lagi, seakan berbicara pada dirinya sendiri.
“Andaikan Mommy masih punya KTP, semua pasti lebih mudah. Tapi Mommy nggak punya apa-apa. Tidak ada identitas, tidak ada pengenal. Andaikan saja Mommy mati di jalan, Mommy hanya akan jadi mayat tak dikenal. Organ Mommy mungkin diambil, tubuh Mommy dijadikan bahan praktek. Dibedah, dijahit, dibedah lagi… seperti itu nasib orang yang tak punya identitas. Identitas itu penting sekali, Nak. Untuk semua hal. Tapi Mommy hanya punya tubuh ini, napas ini…