NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI
Komentar-komentar mereka juga sangat membangun, beberapa ada yang memberi kritik demgan tulisanku seputar tanda baca, tetapi rata-rata mereka mengomentari si tokoh utama yang sangt pelit terhadap istri.
Cerita ini berkisah tentang kehidupan sendiri yang kuberi judul "Suamku Pelit", sedikitnya dalam cerbung itu aku tuangkan kisah nyataku sendiri.
Kadang aku sendiri merasa miris, menjual kisah hidup demi cuan, tapi mau bagaimana lagi, aku sangat membutuhkan uang untuk menyambung hidupku, karena setelah ini sepertinya aku memutuskan untuk berhenti bekerja di pabrik milik Ammar.