Putri dari Desa
Suatu malam, ketika mereka semua sedang duduk di ruang keluarga, Siska tiba-tiba berkata, “Laras, kau tampak lebih pucat dari biasanya. Apa ada yang mengganggumu?”
Maya, yang duduk di sebelahnya, menambahkan dengan nada sinis, “Mungkin dia terlalu banyak berpikir tentang sesuatu. Kau tahu kan, kadang pikiran bisa mengganggu kesehatan.”
Laras tahu sindiran itu bukan sekadar perhatian biasa. Dia menyadari bahwa Maya dan Siska sengaja mencoba memancing emosinya, tetapi dia memilih untuk tetap tenang. Dengan suara pelan namun tegas, Laras menjawab, “Aku baik-baik saja. Terima kasih atas perhatiannya.”
ตอนยอดนิยม