Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Saram dikenal bukan karena banyak bicara, tapi karena satu antologi puisi berjudul Tanah yang Menolak Diam. Puisi-puisi dalam antologi itu bukan sekadar kata-kata: mereka menggugah lapisan realitas. Salah satunya, “Nyanyian Retakan Ketiga,” dibacakan secara tak sengaja di Balairung Batu saat musim kekeringan. Sesaat setelah bait keempat, tanah di bawah Tilangkar retak perlahan, mengalirkan air asin dari dalam bumi yang diyakini telah mati. Warga menyebutnya air kenang, karena baunya memancing ingatan orang-orang akan tempat yang tak pernah mereka kunjungi, tapi mereka rindukan.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Di dalam pendopo kecil, Raka menempelkan dua syair di tiang kayu: “Jangan kau tanya dari mana aku datang, tanyalah untuk siapa aku berjalan.” Dan satu lagi: “Tanah yang disiram peluh rakyat, akan tumbuh jadi kota yang bermartabat.” Tuan Karel datang malam harinya. Ia membaca kedua syair itu tanpa berkata apa-apa, hanya menepuk bahu Raka. “Syair seperti ini tak sekadar hiasan dinding. Ini seperti bendera dalam perang: kecil, tapi bisa membawa ribuan maju.”
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Baca
+Pustaka
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

Dari bangun tidur sampai tidur lagi. "One for the master one for the dame And one for the little boy who lives down the lane."
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Baca
+Pustaka
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

“Di atas pohon tua yang dihiasi tanaman merambat kuno dan burung gagak malam yang terbang. Di bawah jembatan kecil di pondok terdekat, sebuah sungai mengalir. Di jalan kuno dengan angin barat, seekor kuda kurus berjalan. Ke arah barat matahari terbenam. Jauh dari rumah adalah orang yang patah hati!” Ke arah barat matahari terbenam. Jauh dari rumah adalah orang yang patah hati! Seluruh kota bergemuruh dalam sekejap mata. Itu adalah puisi yang luar biasa! Tidak ada yang seperti itu!
8.57.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273.7K kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Tampilkan Ulasan (2480)
Baca
+Pustaka
Natalie
Kok bisa yang istri2 Darryl setiap melahirkan bukanlah anak biologis Darryl dan selalu anak dari orang lain. Darryl kena Karma setelah menghamili Monica dan kena Karma. Sekarang Lady Denise istri melahirkan anak hasil perzinaan dengan pelayan. Alih2 dapat hadiah istri Lord Kenny sbg permintaan maaf.
Raka Abqary
blm jg kelar 1 msalah muncul 5 mslah scra brsmaan..jdinya bingung mw di bwa kmna arah tjuan crtanya.jg daril sprtinya gk prnh fokus sma tjuannya,ap dia pelupa atau teledor?trllu asyik sma dunia sndri,shingga mudah lupa sma ap yg hrs dia lkukan sblmnya.crtanya jg trllu mmberatkn daril,gk ad hri tnang
Baca Semua Ulasan
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Puisi dan Musik untuk Kampanye Selain video dan foto, Sinta meminta beberapa pemuda untuk menuliskan puisi tentang Lambusango. Sari, seorang pemudi yang dikenal pandai merangkai kata, menciptakan puisi indah yang menggambarkan hubungan antara manusia dan alam. Ia membacakannya di depan Sinta dan Jun: "Di antara dedaunan hijau dan burung bernyanyi, Hutan ini adalah rumah, jiwa, dan hati.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Baca
+Pustaka
Bukan Sekelumit Sesal

Bukan Sekelumit Sesal

Kesalahanku berlapis tak sanggup kutepis Dalam barisan hari aku diselimuti pesimis Penyesalanku berawal bagai gerimis Kecil rintiknya semakin kuat mengikis Berharap dosa dibasuh hujan tangis Maaf dan pengampunan… aku mengemis Ditatap binar mata mereka bagai pelangi yang terlukis Egoiskah keputusanku yang pragmatis Ardan termenung setelah membaca bait puisi yang ditulis putranya. Ia tahu jika Akram sering menyalurkan hobinya menulis puisi atau syair saat senggang. Sejak kecil, menjadi penulis memang menjadi impiannya.
9.29.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Di atas kertas, sebuah puisi yang ditulis dengan aksara rumput liar terpampang jelas. Ketika Mardi, Haidar, dan yang lainnya kembali sadar dan membaca isi puisinya, wajah mereka perlahan memerah, dipenuhi rasa malu dan marah. [ Memuji Jarum ] [ Seratus kali tempa, jadilah sebatang jarum, ] [ Terbalik terguling, menari di atas kain. ] [ Mata seolah-olah tumbuh di bagian belakang, ]
10271.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.3K kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Setiap sentuhannya adalah puisi, setiap desahan adalah baitnya. Di keheningan yang temaram itu, mereka berbicara dalam bahasa yang lebih tua dari kata-kata. Bahasa yang hanya dipahami oleh dua insan yang saling mencintai, yang telah melewati badai, dan yang kini merayakan kemenangan mereka dengan cara yang paling primal. Dengan saling memiliki, saling menyembuhkan, saling mengingatkan mengapa hidup layak diperjuangkan. “Ahh … Bi …”
1035.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

Perjuangan hidupku begitu keras dan aku kembali dengan mata yang teramat lelah saat menyaksikan dunia sepertinya tidak akan berubah, tapi ketika tawamu hadir tawa itu mengudara mencariku tawa itu memperlihatkan padaku pintu-pintu kehidupan Stanza keempat dan kelima penuh dengan majas, tidak ada goresan pada lariknya. Textliner kembali dibubuhkan Joseph di stanza terakhir. Tertawalah pada malam, pada siang, pada bulan, tertawalah pada kekacauan jalanan di pulau ini
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Baca Semua Ulasan
Rahim untuk Anakku

Rahim untuk Anakku

Terasa singkat saat bersamamu teramat panjang kala merindumu berasa sesaat ketika menggenggammu sangatlah lama untuk menantimu ****** Tawa dan canda sepanjang perjalanan membuat semua lelah tak lagi terasa. Kadang bernyanyi bersama walau dengan suara yang tidak jelas nadanya. Yang penting happy. Sepanjang perjalanan harus melintasi perkebunan teh yang mampu menyejukkan mata dan pikiran. Beda sekali dengan penatnya kota Jakarta. Di sini masih sangat asri.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai contoh puisi rakyat 4 bait
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status