Dilema Pernikahan bersama Presdir Dingin
Namun, Aldrian malah menatap Kyna di belakang Eldric dan berujar dengan ekspresi muram, "Kyna, kamu yakin mau berpihak pada orang yang menghina suamimu?"
Kyna menatap Aldrian yang tidak berhenti melindungi Anara dan tak bisa menahan tawa. "Menghina? Kata-kata mana yang bisa dianggap penghinaan? Orang yang menyatakan fakta mana bisa dianggap menghina orang?"
Wajah Aldrian menjadi makin muram. "Kyna! Kamu tahu apa yang kamu katakan?"
"Tahu, dong!" Mata Kyna terasa sedikit perih. "Memangnya kamu nggak kotor? Jadi Eldric, ayo kita pergi. Buat apa kamu kotori tanganmu gara-gara orang yang kotor."