Kacamata Penakluk
"Kamu tidak tahu apa yang kamu bicarakan, Bejo. Itu... itu semua hanya karangan. Delusi karena kamu lelah dan berduka."
"Delusi?" Aku mengambil langkah maju, mendekat, memaksa Nadia untuk mundur hingga punggungnya membentur meja kerjanya. Aroma parfum mahalnya yang tadinya mencekik, kini bercampur dengan bau ketakutan.
"Apakah delusi bisa menampilkan tanggal, jam, nominal, nama vendor fiktif, sampai nama samaran Anda di akun judi online dengan begitu rinci, Bu?"
Hot Chapters